Red Hot Sleeper VW Scirocco 2.0 TSI 2012

Selasa, 29 November 2016 | 17:42 WIB

Dari awal beli VW Scirocco ini Robin memang sudah berniat ingin meningkatkan penampilan dan performa mesinnya. “Saya kepincut Scirocco karena modelnya keren dan parts aftermarketnya cukup banyak, jadi gampang modifikasinya,” ujar Robin.

Tadinya cuma ganti velg saja, akhirnya malah merembet ke modifikasi performa mesin. “Awalnya cuma naik ke stage 2, reflash ECU, ganti exhaust system, dan pasang intercooler,” bilang pria ramah ini.

Dari situ ia mencoba adaptasi lagi dengan settingan baru mesinnya sampai sekitar 6 bulan. “Lama-lama mobil terasa seperti standar lagi, butuh di up-grade lagi nih. Hahaha.” ceritanya sambil tergelak.

Akhirnya sekarang mesinnya ditingkatkan ke stage 4. “Saya pernah coba sampai 290 km/jam waktu morning run, nyusul BMW 335i F30. Saya sih enggak lihat spidometer. Teman saya yang di BMW itu bilang kecepatan mobilnya segitu. Hehehe,” kata Robin.

Wow!


Ganti Turbo Lebih Besar

Setelah kembali 'tidak puas' dengan modifikasi mesin stage 2, Robin pun kembali menaikkan performa mesin VW Scirocco miliknya ini. “Kali ini saya mau naik ke stage 4!” serunya. Ckckck

Akhirnya turbo standar bawaan mobil dilungsurkan untuk diganti dengan turbo Revo K04 yang lebih besar, sekalian juga intercooler diganti dengan lansiran Neuspeed yang juga lebih besar. Agar lebih enteng, puli mesin diganti dengan Neuspeed, kemudian ECU direflash dengan Revo stage 3.

Lalu upcharge dan discharge dari Neuspeed juga ditambahkan, "Upcharge yang dari intake ke intercooler, kalau yang discharge dari intercooler ke turbo. Kalau yang aslinya kan bahan plastik gitu, ini dari bahan billet yang lebih kuat dan lebih besar," bilang Anthony dari Revo Technik yang bertanggung jawab untuk modifikasi mobil ini.

Kepalang tanggung, Water Methanol Injection (WMI) Cooling Mist juga dipasang. “Dengan WMI ini pembakaran bensin jadi lebih bagus karena ada udara dingin tambahan dari WMI tadi,” bilang Robin.

Editor : andy
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA