Modifikasi Yamaha Scorpio, Tebarkan Tren Jadul Pemain Tanah

Otomotifnet - Minggu, 12 April 2015 | 14:48 WIB
No caption
No credit
No caption

Toh tujuannya digunakan buat off-road dan bukan dipajang saja. Jadi kenapa enggak memodifikasi tunggangan yang sudah ada saja

Solo - Tren motor jadul, enggak hanya menggelitik rider yang doyan main di aspal. Penghobi adventure dengan motor trail, juga sedang mengincar motor lawas dan juga ubahan berbasis motor lawas.

Di antaranya yang dijadikan bidikan adalah Yamaha DT 100X, Honda XL125 ataupun Suzuki TS125. Oleh karena sudah jadi barang incaran dan unitnya langka, maka harga bisa seenak udel si penjual alias mahal bro.

Kondisi seperti itu yang kemudian membuat beberapa orang memilih untuk mengubah tampilan motor yang sudah ada jadi bertampang jadul. “Toh tujuannya digunakan buat off-road dan bukan dipajang saja.

Yamaha Scorpio
Dok.Otomotifnet
Yamaha Scorpio

Headlamp Honda CB125, diberi kerangkeng

Jadi kenapa enggak memodifikasi tunggangan yang sudah ada saja,” yakin Darsono, owner Yamaha Scorpio lansiran 2004 yang menjadikan tunggangannya bergaya Yamaha Trail DT 100X, 197 Odhor, sapaan kondang Darsono itu tergabung dalam komunitas Lawu Trail Community (LTC) yang kumpul di sekitar Tawangmangu Karanganyar, Solo bisa disebut komunitas penjaga gunung Lawu.

“Kami bahkan sudah membuat jalur baru buat kesana,” yakin Robiyul warga LTC, rekan Odhor. Bisa ditebak kan, motor trail mereka mesti tangguh walaupun hasil sebuah modifikasi. Basic mesin Scorpio yang sudah 200 cc, enggak perlu dioprek lagi kecuali penambahan oil cooler copotan Suzuki Satria F150 agar ademnya mesin tetap terjaga.

Ubahan yang dilakukan pada rangka dan utamanya pada bagian sub frame. Salah satu tujuan rangka menjadi model U, agar jok DT 100X yang sudah dipersiapkan bisa terpasang dengan benar. Main frame enggak perlu diubah, jadi kalau ada pemasangan part maka part yang dimodifikasi mengikuti dudukannya.
Yamaha Scorpio
Dok.Otomotifnet
Yamaha Scorpio

Tangki replika DT 100X dipaksa ke main frame Scorpio

Hal itu terjadi saat akan memasang tangki DT 100X pada backbone sasis Scorpio-nya. Kolong bawah jok bisa tampak tertutup sempurna dan enggak harus pakai panel bodi DT 100X. Cukup comot dari bawaan motor Honda CB100. Blusukan yang tergolong ekstrim, butuh kaki-kaki yang mumpuni.

Maka sokbreker depan ditopang copotan sokbreker Suzuki TS 125 1998. Sedangkan kaki buritan semuanya masih orisinal bawaan Scorpio. Ada sedikit modifikasi di bagian dudukan monosok yang bersistem Unitrack itu. Maksudnya supaya bantingan lebih mantap dan lebih kuat. Sementara sistem pengereman juga diperhatikan. Cakram depan bawaan motor dipasang.

Yamaha Scorpio
Dok.Otomotifnet
Yamaha Scorpio

Biar mesin terjaga ademnya, pasang oil cooler Satria F150

Namun harus dipindah ke sisi kiri, karena sokbreker depan Suzuki TS aslinya tanpa dilengkapi dudukan cakram dan itu otomatis bikin dudukan cakram dari plat. Oh ya satu lagi spatbor depan enggak dipasang tinggi di bawah T komstir langsung, namun merapat ke arah ban depan.

Seolah style spatbor motor trial. Sedangkan spatbor belakang dipasang dari Suzuki TS 125. Kesan trail jadulnya makin terlihat. Keren bro. • (otomotifnet.com)

Yamaha Scorpio
Dok.Otomotifnet
Yamaha Scorpio

Knalpot variasi didesain ulang agar pas saat dipasang

DATA MODIFIKASI
Ban Depan : IRC 2.75-R21
Ban Belakang : Primax Godzilla 110/100-18
Pelek Depan : 21x1.60
Pelek Belakang : 18x1.85
Stang : Renthal
Tangki : Replika DT 100X
Headlamp : CB dengan Guardlamp
Stoplamp : Suzuki TS 125
Spatbor Depan : variasi
Spatbor Belakang : Suzuki TS 125
Knalpot : variasi
Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X