Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Honda CBR 250R, Pakai Pro Arm Ala NSR SP

billy - Selasa, 29 Oktober 2013 | 18:53 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Jakarta - Veriz Valdy tahun 2000-an demen pakai motor sport full fairing 2 tak, yaitu Honda NSR 150SP. “Tampilan keren, pakai pro arm dan mesin kencang,” ujarnya mengenang.

Karena bosan, kala itu NSR dijual. Eh sekarang saat pakai CBR 250R kembali kangen dengan NSR. “Ngidam banget, tapi sayang sekarang nyari yang bagus susah, kalau ada harganya mahal banget,” ujar pemilik event organizer bernama V-Organizer ini.

No caption
No credit
No caption

 Knalpot nyempil, enggak menutup pro arm dan pelek. Brake lever guard, menguatkan kesan racing

Daripada pusing nyari NSR, akhirnya CBR yang ada dimodifikasi biar sekeren NSR 150SP. “Paling penting harus pakai pro arm,” mantap Veriz. Ubahan diserahkan ke Baru Motor Sport (BMS) di Jl. Palmerah Barat No. 25, Jakbar.

Perburuan pertama tentu pro arm, bukan milik NSR tapi sekalian punya VFR750 yang peleknya lebar, tepatnya 5,5 inci untuk belakang dan depan 3,5 inci. Pemasangan enggak jadi masalah bagi Ariawan Wijaya, bos BMS, maklum bengkel ini biasa memasang limbah moge ke motor lokal.

No caption
No credit
No caption

 
Lengan ayun pro arm, wajib biar mirip NSR 150SP

“Cuma sesuaikan ujung lengan ayun dengan sasis, bubut sedikit beres,” ujar Ari, sapaan pria asli Rembang, Jateng ini. Belakang kelar, tinggal depan menyesuaikan. Biar enggak kalah kekar tapi tetap proporsional, suspensi andalkan teleskopik milik CB400 lengkap dengan sistem pengereman.

Kaki-kaki beres, Veriz enggan jika bodi standar ting-ting. Bagian belakang yang dianggap kurang keren, karena kurang melengkung dibikin meruncing. Tapi dengan terpaksa sedikit memotong ujung rangka, baru dibikinkan bodi baru.


Daripada pusing nyari NSR, akhirnya CBR yang ada dimodifikasi biar sekeren NSR 150SP
 

Ubahan lanjut ke  sisi bawah. Lihat deh sekarang terlihat padat dan rapi, dengan bodi tambahan yang hampir nempel mesin. “Sekaligus menutup knalpot yang nyempil. Sengaja dibikin mungil, biar enggak mengganggu keindahan pro arm dan peleknya,” ujar Veriz memberi alasan.

Langkah akhir bodi dicat ulang dengan warna dominan orange kombinasi biru dan sedikit silver. Tak lupa sekalian promosi EO-nya, makanya nempel tulisan besar V-Organizer! Dengan begini enggak kangen NSR 150SP lagi! (motor.otomotifnet.com) 

 Data Modifikasi:
Pelek: Honda VTR750
Lengan ayun: Honda VTR750
Sokbraker depan: Honda CB400
Knalpot: Stanle
Bodi: BMS
Kopling: KTC hidrolik
BMS: 0819-15113717

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa