“Konsepnya racing look style. Namun juga mesti terlihat elegan tapi tetap safety. Utamanya di segi tampilan, soalnya motor ini juga buat harian,” yakin Iwan, warga Jaranan 621, 01/09, Rejowinangun Utara, Magelang.
Singkatnya ada dua bagian di Ninja 250R yang jadi sasaran modif, yakni bodi dan komponen kaki-kaki. Coba yuk ditelaah satu per satu. Bodi mengandalkan super white dari Spies Hecker. Putih polos tetap dipertahankan. Ubahan paling signifikan tampak di buritan yang lancip dan cukup hanya single seater. Kata Theo, panggilan Theodorus Iwan Fabianto, buntut mencontek Yamaha YZR-M1.
“Lebih yakin dan safety pakai copotan moge. Walaupun pasangnya perlu sesuaikan as arm dengan dudukan arm bawaan Ninja 250R,” yakin Theo yang juga anggota klub Ninja 250R, Magnum.
Menarikny lagi, beberapa komponen bodi dan kaki-kaki ditutup aplikasi serat karbon. Tujuannya mendukung style racing look. Intip saja pelek depan dan belakang, pro arm, sepatbor depan, kisi-kisi fairing, kondom tangki, juga beberapa bagian lainnya.
Buat yang belum tahu, olahan serat karbon di Ninja Theo bukanlah hasil airbrush, Bro. Namun, kombinasi dari lembaran serat karbon dan serat fiber. Konon, campuran dua serat itu menghabiskan sekitar 6 lembar.
“Pemasangannya lumayan ribet, terutama bagian yang membulat atau bersiku seperti di pelek. Mesti teliti dan hati-hati supaya satu kesatuan tak terputus,” papar Agus Osmond dari Jaguar Auto Design (JAD), Jogja, yang menggarap serat karbon. (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Ban depan: Battlax BT20 120/60-17
Ban belakang: Battlax BT20 160/60-17
Pelek depan: 3,50 x 17
Pelek belakang : 4,50 x 17
JAD : 0815-78656464
Editor | : | billy |
KOMENTAR