Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ban Bebas Produk Lokal, Bikin Balap Lebih Seru

billy - Jumat, 13 April 2012 | 11:18 WIB
No caption
No credit
No caption


Kompetisi balap mobil musim ini, terutama kejurnasnya, bakal lebih seru dan alot. Pasalnya pasokan ban tak lagi menganut one make tire seperti musim kemarin (ban bebas, produksi lokal, non slick). "Sedianya lebih seru, apalagi setiap merek ban punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apalagi dengan regulasi yang ada, sektor ban jadi faktor kunci. Artinya, tim dan pembalap yang mampu memanfaatkan atau memakai ban yang benar pas di musim ini mempunyai kans menang lebih besar di kejurnas balap mobil tahun ini," cerita Sunny TS dari kubu BintangSobo Eneos.

Efeknya, hampir seluruh pembalap dan tim, terkecuali yang telah terikat sponsor dengan pemasok ban seperti Honda Bandung Center sudah pasti mengandalkan ban kreasi Gajah Tunggal, terus mencari dan mesti melakukan  uji coba dalam bereksperimen guna memilih ban yang sesuai.

Caranya adalah dengan berlatih dan menjajal di sirkuit Sentul. Nahasnya, trek Sentul sendiri masih dalam taraf perbaikan sehingga sampai menjelang seri pertama kejuaraan balap mobil baru boleh digunakan. "Cara untuk bisa mendapatkan pilihan tepat ban mana yang bagus mesti dengan dicoba dan benar-benar mesti cicipi satu-satu. Hal itu dilakukan supaya anggaran buat ban bisa lebih diatur," tukas Alvin Bahar, pembalap Honda Racing.

Hal senada dilontarkan Sunny terkait pemilihan ban. Meskipun ia tak menampik lebih cenderung bila ada produsen ban yang mensponsorinya. "Enaknya sih ada penyokong dari produsen ban. Namun kalau pun tidak ada, salah satu caranya mesti sebelum hari H balapan melakukan uji coba dan latihan mengetes masing-masing ban yang dibolehkan untuk dipakai. Dari pengetesan itu bisa diketahui ban mana yang bagus untuk dipakai selama semusim," imbuh Sunny.

Eksistensi ban di kejurnas bala mobil memang penting. Apalagi kondisi regulasi teknis benar-benar ketat mulai mesin sampai kaki-kaki. Efeknya, tidak ada perbedaan signifikan antara satu tim dengan tim lain begitu juga dengan pembalapnya. Tak pelak dengan dibebaskannya aturan ban ini menjadi celah untuk bisa tampil sebaik-baiknya.

Ada juga pembalap yang memilih tak bergantung pada satu merek ban saja. Apalagi bila ternyata antara satu ban dengan ban lainnya memiliki kelebihan masing-masing. Ibarat kata ada ban yang bagus dan mantap di kondisi trek kering. Namun ada juga yang bagus di keadaan kondisi setengah basah atau kering dan bahkan andal di kondisi lintasan basah.

Di sinilah benefit bagi tim atau pembalap yang tidak terikat kontrak dengan salah satu produsen ban. "Ya misalkan ban satu mantap di kondisi kering, lalu ban lain oke di kondisi hujan serta ban satunya mantap di keadaan intermediate. Tak menutup kemungkinan tidak terikat dengan produsen ban. Lebih leluasa bila mesti berubah dari satu merek ke merek ban yang lain," terang Roy Haryanto, andalan tim Gandasari OWS HSC.

Konklusinya semua tim masih harus melakoni serangkaian tes untuk menentukan dan memilih karet hitam yang terbaik untuk digunakan musim. Rencananya jadwal latihan di sirkuit Sentul berlangsung pada (17/4) mendatang. (otosport.co.id)


Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa