Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Suspensi Belakang Yamaha R25 Usung Teknologi Double Tube Shock, Gak Butuh Link!

Dimas Pradopo - Kamis, 22 Mei 2014 | 19:00 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Jakarta – Berbeda dari saudaranya seperti V-Ixion, R15 atau Scorpio Z, suspensi belakang monosok R25 tidak disertai link Monocross khas Yamaha. Lalu akankah kenyamanannya bisa setara motor-motor yang menggunakan link suspensi belakang? Padahal kompetitornya, seperti Ninja 250 FI menggunakan sistem Unitrack dan Honda CBR 250R hadir dengan Pro-Link.

Keraguan tersebut dijawab langsung oleh M. Abidin, GM Service and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). “R25 nggak perlu pakai link. Sebab insinyur Yamaha justru berpikir selangkah lebih maju dengan mengembangkan suspensi monosok khusus bagi R25,” ujarnya.


Yup, menurutnya monosok R25 mengusung model baru berjuluk Double Tube Shock. “Suspensi tersebut memiliki tabung ganda yang mampu meredam guncangan lebih baik, sekaligus memberi jarak travel paling besar di kelasnya. Sehingga link Monocross tidak lagi diperlukan," yakin Abidin.

Ternyata, tanpa link ada beberapa keuntungan, salah satunya adalah kemudahan dalam perawatan. "Selain itu, berefek juga pada bobot yang lebih ringan,” ujarnya.

Sebagai catatan, dengan swing arm sepanjang 573 mm, daya travel monosok R25 mencapai 125 mm. Jauh lebih besar dibanding saudaranya yang memakai link Monocross seperti V-Ixion dengan jarak travel 104 mm dan R15 yang hanya 105 mm.

Motor ini juga menggunakan long asymmetric swing arm dan kaki-kaki bertapak lebar. Suspensi depannya 41 mm, mirip Byson terlihat begitu kekar. Mengawal pelek 2,75x17 dibalut ban 110/70-17. Belakang pelek 4,00x17 dengan ban 140/70-17. (motor.otomotifnet.com)


Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa