Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Penyebab Avanza Bisa Jatuh Dari Lantai 2 Parkiran Apartemen

Selasa, 21 Januari 2014 | 14:36 WIB
Penyebab Avanza Bisa Jatuh Dari Lantai 2 Parkiran Apartemen
Penyebab Avanza Bisa Jatuh Dari Lantai 2 Parkiran Apartemen

Penyebab Avanza Bisa Jatuh Dari Lantai 2 Parkiran Apartemen
Penyebab Avanza Bisa Jatuh Dari Lantai 2 Parkiran Apartemen
Jakarta - Di tengah berita banjir Jakarta, kemarin (20/1) dikejutkan dengan jatuhnya Toyota Avanza dari tempat parkir lantai 2A Apartemen Evian Garden, kawasan Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Apa penyebab MPV tersebut bisa jatuh?

Berdasarkan  data yang dihimpun dari saksi mata setelah kejadian, hari ini (21/1), itu murni human error bukan dari faktor kendaraan. Pengemudi bukanlah seorang sopir, melainkan office boy PT. Mitra Abadi Prima yang baru belajar menyetir selama dua hari terakhir.

“Kondisi pengemudi, Yusman Fadilah (22), warga Sunter Jaya selamat. Padahal mobil ini belum dilengkapi air bag pada bagian kemudi. Hanya menderita luka memar dan lecet,” jelas Kapolsek Kelapa Gading Kompol Sutriyono.

Menurut salah satu penghuni apartemen, saat turun dari parkiran lantai 3 ke 2 A, mencoba menghindari mobil Toyota Harrier yang berada di sisi kanan. Korban kehilangan kendali dan membanting stir ke arah kiri dan menabrak pagar pembatas hingga terjatuh. Alhasil mobil tersebut jatuh dalam kondisi terbalik, dengan bagian depan yang terlebih dahulu menghujam jalan. Kondisi mobil hancur dengan bagian atap mobil ringsek. 

Apalagi mobilnya menggunakan transmisi otomatis. Padahal, ada perlakuan khusus dalam mengendarai mobil bertransmisi otomatis, terutama untuk orang yang baru belajar nyetir. Jadi tidak sekedar injek gas dan rem saja.

Meskipun terlihat sederhana, nyetir mobil matik bisa fatal akibatnya bila dilanggar. Apalagi buat yang baru belajar nyetir, setidaknya harus paham apa-apa saja yang tertera di tuas transmisi, dan perlakuan apa yang harus dibiasakan saat nyetir mobil matik.

"Paling umum, harus biasakan menginjak rem sebelum mengoperasikan tuas perseneling matik. Pengemudi yang gak terbiasa suka lupa," ujar Jusri Pulubuhu, Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) saat dihubungi otomotifnet.com.

“Sebenarnya semua bisa dihindari jika si pengemudi membawa kendaraan berprinsip drive or ride for condition, dimana antisipasi kecelakaan berawal dari pengemudi. Kemampuan dan kewaspadaan bawa mobil jadi kunci awal terhindarnya potensi kecelakaan.

“Kalau selama ini Anda merasa aman-aman saja dengan gaya mengemudi yang dilakukan itu sebenarnya Anda cuma beruntung kalau tak alami kecelakaan. Apalagi yang baru belajar nyetir dan langsung bawa mobil matik. Salah kaki (kaki kiri, seharusnya kanan) untuk injak pedal rem saja bisa fatal,” tandasnya.  (mobil.otomotifnet.com)

Editor :

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa