Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bukan Sekedar Aksesories

Editor - Senin, 31 Agustus 2009 | 09:21 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

OTOMOTIFNET - Sunglasses atau kacamata penahan cahaya matahari merupakan aksesori penting buat pengemudi atau biker. Bukan sekadar menunjang penampilan biar makin trendi.

Bagi pengendara, sunglasses juga berfungsi sebagai pelindung mata. Apalagi untuk daerah tropis seperti Indonesia. Sunglasses bukan hanya berfungsi sebagai penahan terik matahari, tapi juga menangkal problem mata.

KATARAK DAN RABUN

Kenapa pada siang terik kita memicingkan mata atau perlu memakai sun­glasses? Hal itu karena komponen Ultra Violet (UV) yang ada di cahaya matahari. Di daerah tropis kadar UV lebih tinggi dibanding daerah 4 musim. Di daerah tinggi seperti pegunungan, lebih tinggi lagi.

“Karena itu kenapa di daerah salju orang perlu kacamata, kandungan UV-nya tinggi dan bisa bikin buta. Kacamata diperlukan untuk menahan UV. Di daerah tropis, mengemudi saat siang terik lebih baik memakai sunglasses,” kata Dr. Donny V Istiantoro.

Sinar UV bisa membangkitkan radikal bebas yang menyebabkan sejumlah problem mata. Seperti Pterigium, munculnya selaput di permukaan mata. “Mata seperti memerah, itu karena pembuluh darah yang bertumbuh,” kata dr Donny. Juga problem katarak di lensa mata dan AMD (Age-Related Macular Degeneration), menurunnya ketajaman penglihatan alias rabun.

“Berapa lama problem muncul, tergantung ketahanan dan intensitas cahaya. Makin banyak pigmen tubuh, lebih tahan daripada yang sedikit. Begitu juga pada mata, makin gelap makin tahan UV. Mata orang Asia yang gelap, lebih tahan dari yang matanya biru. Karena ada pigmen yang menyerap UV. Ibaratnya, mata kita kordennya hitam, punya mereka biru, lebih tembus cahaya,” papar ahli mata yang juga pembalap ini.

UV PROTECTOR & POLARIZED

No caption
No credit
No caption

Gaya dan gelap saja enggak cukup untuk melindungi mata dari cahaya matahari. “Tidak melulu cuma gelap, tapi menyaring UV-nya juga mesti diperhatikan. Tidak hanya intensitas yang diblokir, tapi kalau UV masih masuk ya masih kurang. Warnanya sudah gelap banget, tapi masih silau,” terang dr. Donny.

Untuk pengendara di daerah tropis, pilih sunglasses dengan UV protector atau lensa polarized. Kacamata dengan UV protector, prinsipnya seperti pada kaca film. Di atas lensanya ditambahkan lagi pelapis anti UV.

“Sinar yang merusak mata jadi lebih tersaring. Masih bisa dipakai juga oleh yang memiliki problem mata seperti plus atau minus, tapi modelnya jadi enggak bisa terlalu bervariasi seperti sun glasses yang di pasaran. Mengikuti kaca mata baca,” terang Jessy Eka Wardhani dari Optik Melawai.

Sementara kacamata dengan lensa polarized, lensa terbuat dari material yang mempolarisasikan cahaya. “Mengurangi sinar masuk dan membantu memperjelas bayangan. Bukan hanya pelapis seperti UV protector. Lebih nyaman, UV tertahan 100 persen. Tapi tidak bisa untuk yang punya problem plus atau minus,” jelas optician yang berpraktek di Puri, Jakbar ini.

Untuk berkendara, sunglasses paling pas adalah model sporty. “Model ini terpasang pas di wajah, enggak gampang melorot atau lepas. Jadi enggak mengganggu konsentrasi saat mengemudi,” jelas Jessy.

Perhatikan juga material lensa. Kacamata fashion umumnya lensanya dari kaca. Untuk berkendara, sebaiknya pilih lensa plastik. “Lebih bagus karena enggak berat. Selain itu, enggak gampang pecah kalau terjadi benturan karena tabrakan atau jatuh,” lanjutnya.

Warna paling aman untuk berkendara, biasanya abu-abu atau cokelat. Warna-warna ini cukup gelap untuk menahan terang. Tapi juga tidak terlalu gelap saat hari mulai sore atau mendung. Frame juga mesti diperhatikan lo. Apalagi kalau naik motor atau banyak beraktivitas di luar ruang. Paling aman dari plastik atau titanium.

“Kalau terkena keringat lebih tahan. Frame logam, pada orang tertentu yang keringatnya tajam, bisa bereaksi. Salah satunya karatan, bisa bikin luka di kulit,” wanti Jessy.

Penulis/Foto: Nawita / Dede

 

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa