Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Baru Tahu, Ini Dampak Gonta Ganti Jenis Bensin Pada Performa Bensin

Konten Grid - Selasa, 6 Januari 2026 | 13:00 WIB
beberapa jenis BBM di SPBU
Rianto Prasetyo/GridOto.com
beberapa jenis BBM di SPBU

Otomotifnet.com - Kehadiran berbagai produsen BBM di Indonesia, seperti Pertamina, Shell, Vivo, hingga BP AKR sering kali membuat pemilik kendaraan tergoda untuk mencoba-coba.

Namun, meski sama-sama menawarkan angka oktan yang serupa (misalnya RON 92), ternyata mencampur atau sering berganti merek memiliki efek teknis yang perlu kalian waspadai.

Mengapa Sensasi Berkendara Bisa Berbeda?

Meskipun label RON-nya sama, setiap produsen memiliki formulasi rahasia yang unik, yaitu: 

1. Detail Oktan yang Berbeda

Meski dipasarkan sebagai RON 92, nilai pastinya bisa sedikit berbeda antar produsen (misalnya 92,0 vs 92,5).

Perbedaan kecil inilah yang menciptakan sensasi tarikan mesin yang berbeda.

2. Ramuan Zat Aditif 

Setiap merek menggunakan zat aditif yang berbeda, mulai dari octane booster hingga deterjen pembersih injektor.

Zat ini berfungsi menjaga katup hisap tetap bersih dan meminimalisir endapan deposit.

Karena formulanya berbeda, performa yang dihasilkan pun tidak akan pernah sama.

Baca Juga: Hindari Isi Bensin Ecer Oplosan, Klep Motor Bisa Jadi Korbannya

Baca Juga: Hindari pakai Bensin RON 90 Bagi Mobil Bermesin Turbo, Ini Alasannya

Baca Juga: Sepele, Faktor Motor Boros Bensin Karena Ini, Wajib Cek Berkala

Baca Juga: Jangan Bersihin Komponen Ini di CVT Motor Matik Pakai Bensin

Risiko Mencampur BBM Beda Merek

Saat kalian mengisi bensin tanpa mengosongkan tangki terlebih dahulu, terjadi pencampuran kimiawi di dalam tangki.

Dampaknya sangat bergantung pada ketahanan mesin kendaraan kalian:

1. Risiko Ketidakcocokan 

Jika zat aditif antar merek tidak bisa "bersinergi", hal ini justru memicu timbulnya lebih banyak kotoran atau endapan pada sistem pembakaran.

2. Performa Menurun

Alih-alih mendapatkan hasil terbaik dari kedua merek, pencampuran yang tidak stabil sering kali membuat performa mesin justru melesu dan tidak optimal.

Untuk menjaga stabilitas performa dan keawetan komponen internal mesin, sangat disarankan untuk tetap setia pada satu merek bensin.

Jika kalian sudah merasa cocok dengan satu produsen, gunakanlah secara konsisten agar sistem pengapian dan kebersihan ruang bakar tetap terjaga secara maksimal.

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa