Otomotifnet.com - Di berbagai SPBU di Indonesia, pemandangan pengendara motor menggoyang-goyangkan kendaraannya saat mengisi BBM masih sering dijumpai.
Kebanyakan melakukannya karena percaya bahwa tindakan ini bisa membantu bensin mengisi celah kosong dan memperbanyak volume di dalam tangki.
Namun, benarkah demikian?
Secara teknis, perilaku menggoyangkan motor hanyalah sugesti semata.
Bensin adalah benda cair yang secara alami akan mengalir dan mengisi setiap ruang kosong di dalam tangki mengikuti hukum gravitasi.
Menggoyangkan motor tidak akan menambah kapasitas tangki sedikit pun, sehingga tindakan ini sebenarnya sia-sia dan tidak memberikan keuntungan apa pun bagi pengendara.
Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini menyimpan risiko fatal yang jarang disadari, yaitu potensi kebakaran.
Baca Juga: Pada KM Berapa Kita Harus Mengganti Filter Bensin, Cek Faktanya
Baca Juga: Inilah 5 Mitos Tentang SPBU dan Bensin, Nomor 4 Sering Dilakukan
Baca Juga: Indikator Bensin di Huruf E Artinya BBM Masih Sisa Segini Di Tangki
Baca Juga: Superbike 1000 cc Konsumsi Bensinnya Berapa? R1M Ternyata Segini, Mobil Bisa Kalah
Ini Akibat Menggoyangkan Motor Saat Isi Bensin
Berikut adalah penjelasan ilmiahnya:
Gesekan Ujung Nosel
Saat motor digoyangkan, ujung nosel besi pengisi bensin berisiko bergesekan secara terus-menerus dengan lubang tangki motor.
Listrik Statis
Gesekan antara dua material tersebut dapat memicu timbulnya listrik statis.
Dalam ilmu fisika, perbedaan muatan antara dua titik dapat menciptakan loncatan listrik yang tidak kasat mata.
Percikan Api
Loncatan listrik statis ini, jika bertemu dengan uap bensin yang keluar dari tangki, bisa berubah menjadi percikan api.
Meski kemungkinannya kecil, percikan ini cukup untuk menyulut kebakaran besar yang membahayakan jiwa pengendara dan orang-orang di sekitar SPBU.
Jangan pertaruhkan nyawa kalian demi keyakinan yang tidak terbukti secara teknis.
Dengan tetap tenang dan menjaga posisi motor stabil saat pengisian BBM, kalian telah melakukan langkah cerdas untuk mencegah kecelakaan fatal akibat listrik statis.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR