Selain memperbaiki posisi di klasemen, Simon juga membuktikan jika ia masih wajib diperhitungkan sebagai calon juara dunia Moto2 musim 2011. Apalagi sejak seri Qatar dan Jerez, pembalap yang identik dengan motif harimau di helm balapnya itu hanya mampu finish di tempat ke sepuluh dan enam. Sejak itu nama Simon seolah tenggelam dari deretan pembalap papan atas Moto2.
Simon menyatakan jika dirinya dan tim selangkah lebih maju dibanding seri-seri sebelumnya. “Namun kita tidak dapat bersantai karena para pesaing telah menanti di seri berikutnya yaitu Le Mans, Prancis,” ujar pembesut motor bersasis Suter itu.
Meski demikian anak buah Jorge Martinez sebagai pemilik tim Aspar,tak dapat menyangkal kegembiraan akan perolehan podium. “Hasil ini meruntuhkan kutukan saya yang sejak awal musim tidak pernah finish di posisi yang baik. Dengan podium serta peningkatan feeling saya terhadap motor, membuat semangat saya terangkat lebih tinggi dalam menghadapi race berikutnya," pungkas Simon. (otosport.co.id)
Editor | : | billy |
KOMENTAR