Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tak Ada Kanibalisasi Jika Industri Komponen Indonesia Kuat

Arief Aszhari - Selasa, 29 Maret 2016 | 15:09 WIB

Jakarta- Pameran industri komponen terbesar di Asia Tenggara, INAPA 2016 resmi digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, hari ini (29/3).
Gelaran ini diharapkan mampu memperkuat industri komponen di dalam negeri secara keseluruhan.

Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Kementerian Perindustrian RI, I Gusti Putu Suryawirawan, usaha untuk menciptakan industri komponen yang kuat, sejalan dengan  kebijakan pemerintah untuk mengembangkan industri otomotif  tanah air.

"Kita semua tahu, menurut pengalaman dan sejarah industri hanya bisa tumbuh dan berkembang jika industri komponennya cukup kuat dan menghasilkan produk-produk berkualitas," papar Gusti di sela-sela pembukaan INAPA 2016, Selasa (29/3).

Lebih lanjut, pria asal Bali ini mengatakan jika nantinya industri komponen tidak berjalan dengan baik, saat Indonesia bisa menciptakan kendaraan atau bus akan mengalami kesulitan di tengah jalan.

"Kita bisa bikin bus seperti itu, tapi jika tidak didukung dengan komponen atau industri pendukung lainnya yang mumpuni, kita akan melakukan kanibalisme terhadap kendaraan yang sama, "tambahnya.

Melihat hal tersebut, wajar jika pameran ini diharapkan mampu menjadi tumpuan besar bagi industri komponen dan spare part di Indoneasia.

 

Editor : Arief Aszhari

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa