Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

First Impression New Mercedes-Benz E 300 Avantgarde W213

Parwata - Jumat, 23 September 2016 | 09:11 WIB
First Impression New Mercedes-Benz E 300 Avantgarde (W213) THE S/C Class
Rizky/otomotifnet
First Impression New Mercedes-Benz E 300 Avantgarde (W213) THE S/C Class

Otomotifnet.com - Lama sejak IIMS dan GIIAS tahun lalu, kami sudah menantikan kehadiran sedan eksekutif ini di Indonesia. Akhirnya setelah dibawa ke Indonesia Convention Exhibition Agustus lalu, kami sempat juga melihat wujud  aslinya. Hmm, mirip C-Class dari samping dan belakang?

Jelas, The Three Pointed Stars semakin ingin menyeragamkan desain line-up sedannya, terlihat dari E-Class yang menyusul C-Class dan S-Class yang sebelumnya sudah sulit dibedakan. Masalah kah? Tentu tidak bagi kalian yang menyenangi bentuk curvy dan coupé-esque ini, namun penggemar kekotakkan E-Class lawas pasti akan merasa kehilangan.

Bahkan penambahan panjang 43 mm secara keseluruhan tidak membuat mid-player Mercedes-Benz ini terlihat bongsor, namun secara pintar masih bisa menyelipkan penambahan wheelbase 65 mm untuk ruang penumpang yang semakin luas. Head lights dengan dua alis DRL masih dibawa sebagai khas dari generasi W212 facelift, namun sekarang sudah dilengkapi LED High Performance sebagai sumber penerang.

Sementara single piece tail lights yang pabrikan Jerman ini katakan terlihat seperti stardust memang menakjubkan, namun kami lebih tertarik angka cd yang luar biasa rendah pada 0,23 untuk minimnya wind noise. Tergantung dari mana anda mulai melihatnya di dalam. Jika tengok layar kembar COMAND Online 12,3 incinya terlebih dahulu, maka langsung akan teringat S-Class.

Tengok guratan kayu dasbor, lekukan door trim dengan bahan soft touch dimana-mana hingga fascia-konsol tengah piano black, sketsa interior C-Class pasti langsung muncul. Yang kami suka, fitur seperti Liguatronic voice control dapat digunakan untuk mengatur beberapa fungsi dasar kendaraan. Kemudian Burmester surround sound 13 speaker yang juga sangat kami cintai pada S 400 turut hadir.

Cukup soal pengemudi, E-Class tetap harus bisa menghibur sang eksekutif di belakang kan? Mercedes menyebutnya first class seat design, sayang belum tersedia pengatur recline pada jok belakang ini. Untungnya, legroom terasa sangat luas selama tidak duduk di tengah.

Yang juga menarik adalah pilihan warna ambient lighting, ada 64 totalnya! Dikombinasikan dengan dual-sunroof yang membuat aura luas di depan maupun belakang, penumpang akan mendapatkan treatment layaknya sedang berada di suatu tempat yang istimewa.

Di luar semua hal di atas, perkenalan E-Class terhadap dunia membawa sesuatu yang lebih penting dibanding hanya basis kenyamanan, melainkan kecerdasan dari sebuah mobil. Sayangnya, fitur untuk memarkirkan mobil dengan hanya memutar aplikasi dari smartphone tidak dimasukkan, begitu juga Drive-Pilot yang membuat mobil menjadi semi-otonomos.

Paling tidak, beberapa fitur pintar seperti Active Brake Assisr, Attention Assist, Crosswind Assistance, hingga suspensi dengan Direct Control dan selective damping untuk menurunkan ketinggian kendaraan hingga 15 mm sudah jadi standar. Sano/otomotifnet.com

Editor : Parwata

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa