Otomotifnet.com - Nissan semakin mantap untuk bermain di pasar mobil listrik di Asia Tenggara.
Buktinya dalam event Nissan Futures yang digelar 6-7 Februari 2017 lalu di Singapura, Nissan secara resmi mengumumkan akan melepas Nissan Leaf di tiga negara Asia Tenggara.
Negara-negara tersebut adalah Thailand, Malaysia, dan Singapura.
"Bukannya tidak mau jualan di Indonesia, tapi masih kita pelajari pasarnya," ungkap Eiichi Koito, Presiden Direktur PT Nissan Mobil Indonesia (NMI) kepada GridOto di sela-sela acara Nissan Futures.
(BACA JUGA: Menantang Bahaya, Pembalap Latihan Cornering di Jembatan Basah, Kepleset Langsung Nyemplung)
Nissan sendiri memiliki dua jagoan yang siap meramaikan pasar mobil listrik yaitu Nissan Leaf dan Nissan Note e-Power.
Sama-sama mobil listrik, namun kedua mobil tersebut punya teknologi yang jauh berbeda.
Nissan Leaf adalah mobil listrik murni dengan zero emission sedangkan Nissan Note e-Power dibekali dengan teknologi e-Power yang masih menggunakan bensin untuk mengisi baterai.
(BACA JUGA: Bikin Kaget! Honda Juga Luncurkan Verza Versi Ganteng, Lampunya Kayak Iron Man Sob)
Lalu mana yang akan dikeluarkan duluan di Indonesia?
"Sepertinya akan kami keluarkan dua-duanya di Indonesia, seperti di Jepang sana sehingga konsumen memiliki pilihan," tambah Koito-san.
Lantas kapan nih mulai jualan mobil listriknya?
"Tunggu saja, pokoknya nanti kita kabari lagi," ungkap Koito-san sembari memberi kode.
Nissan Note e-Power sendiri masih menggunakan mesin bensin untuk membangkitkan energi listrik.
Jadi masih akrab sama pombensin kalau energi habis.
Sementara Leaf, murni mobil bermesin listrik yang harus dicas.
Nah, kira-kira Anda akan pilih mana?
Editor | : | Iday |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR