Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Cara Instan Bikin Tinggi Suspensi Independen, Tapi Perlu Paham Juga Kelemahannya

Parwata - Rabu, 28 Maret 2018 | 08:30 WIB
Ganjal Per Bahan Karet
Ganjal Per Bahan Karet

Otomotifnet.com - Mau bikin mobil SUV atau jip jadi lebih gagah dengan gampang, pakai ban ukuran lebih besar adalah langkah instan.

Namun, penggunaan ban lebih besar tidak segampang membalikkan telapak tangan.

Khususnya untuk Independent Front Suspension alias IFS, merupakan jenis suspensi yang lebih rumit dibandingkan dengan sistem lain.

Bahkan sekedar mencangkokkan ban ukuran 30 inci saja sudah menjadi kendala tersendiri.

Trik paling mudah agar lebih tinggi adalah dengan mengganjal per.

(BACA JUGA: Berlanjut, Pihak SPBU Balik Menuduh Tangki Serena Sudah Dimodifikasi, Ini Penjelasan Nissan Indonesia)

Walau penambahan ketinggiannya sangat dibatasi oleh komponen suspensi lainnya, seperti as roda, uper arm atau lower arm dan sebagainya.

“Sistem ganjel ini idenya dengan menjadikan suspensi dan per menjadi lebih panjang,” ungkap Komeng dari Komeng Suspension Bekasi.

Bahan paling murah, hanya dengan menggunakan karet.

Ganjal Per
Ganjal Per

“Tapi jika ingin bahan yang lebih baik bisa pakai polyurethane ataupun aluminium,” sambungnya.

Bahan ini dibuat dari karet ban bekas, lantaran dasar bahan menggunakan ban bekas dengan kontur bulat, maka material tidak bisa 100% rata.

(BACA JUGA: Tol Nggak Terjangkau? Ini Alasan Kenapa Tarif Tol Mahal Menurut BUJT)

Kelemahan lain yakni sifatnya yang elastis, mudah berubah ketika sudah lama dipakai dan kena tekanan terus menerus.

Opsi lain datang dari bahan polyurethane (PU), bahan yang satu ini lebih baik dibandingkan dengan karet.

Sifatnya tidak begitu elastis dan lebih mudah untuk dibentuk, sebagai alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan karet.

Bahan ini masih menyisakan sifat lentur sehingga memiliki imbas pada umur pemakaian.

Bahan yang paling ideal adalah aluminum atau bisa juga menggunakan besi.

Ganjal Per Bahan Aluminium
Ganjal Per Bahan Aluminium

(BACA JUGA: Sedikit Kecewa, Ertiga Baru Nggak Tampak, Yang Nongol Di Bangkok Motor Show 2018 Malah Swift Baru)

Masih butuh waktu lama untuk jadi aus dan berubah bentuk.

Lebih disarankan untuk menggunakan bahan almunium dural hanya saja harganya lumayan mahal.

Sedangkan besi, punya bobot lebih berat dibandingkan dengan aluminium.

Penampilannya juga agak kurang. Selain itu kemungkinan terserang karat juga mengancam setiap saat.

Editor : Iday
Sumber : jip.gridoto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa