Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mesin Buas V8 Ditancap Transmisi Otomatik, Pembalap Speed Offroad Ini Pasang Jurus Antikagok

toncil - Minggu, 8 September 2019 | 10:45 WIB
H. Atuy Fathurrahman ketika pakai mobil tubular di speed offroad
Toncil
H. Atuy Fathurrahman ketika pakai mobil tubular di speed offroad

Otomotifnet.com - Mobil transmisi otomatis tidak hanya didominasi oleh pemakaian harian.

Kini di balap speed offroad juga sudah banyak yang pakai transmisi otomatis untuk dikawinkan dengan mesin buas V8.

Jadi seperti mobil harian, pembalap dengan transmisi otomatis juga tinggal gas saja.

Perbedaannya, kalau di balap tidak bisa asal gas dan rem.

H. Atuy Fathurrahman siap gas dua mobil
Toncil
H. Atuy Fathurrahman siap gas dua mobil

Karena tenaga mobil yang besar, pengaturan gas dan rem juga harus selaras.

Namun, bagaimana jika pembalap yang terbiasa pakai mobil speed offroad transmisi otomatis, dalam event yang sama juga pakai mobil balap transmisi manual?

Adalah H. Atuy Fathurrahman yang berlaku demikian ketika mengikuti ajang Merdeka Speed & Sprint 2019 di sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten (7-8/9).

Ia sudah dari 2012 ikut speed offroad pakai transmisi otomatis yang diawali dengan Polaris UTV. Mulai beberapa tahun lalu pakai mobil tubular tersebut.

Mitsubishi Lancer Evo X jadi andalan saat sprint reli
Toncil
Mitsubishi Lancer Evo X jadi andalan saat sprint reli


"Kalau mobil ini sudah biasalah. Sering sekali saya pakai di balap speed," ucap pemilik tim Dorisfa Motorsport tersebut.

Saat di event yang sama juga, dirinya pakai Mitsubishi Lancer Evolution X untuk sprint reli.

Mobil sedan ini pakai transmisi manual dengan sistem dog box.

Meski berbeda sistem transmisi dari matic ke manual, Atuy tak merasa perlu penyesuaian.

"Saya bisa langsung adaptasi. Karena kalau di area tambang kan saya juga sering pakai (transmisi) manual. Jadi tidak kaget lah," sebutnya.

Sayangnya, pria ramah ini tergolong telat memanfaatkan teknologi dog box di mobilnya.

Baru dipakai ketika sudah melintas di lap 2 special stage 1.

Jadi pada lap awal, sistem menginjak kopling untuk pindah gigi masih diterapkan layaknya mobil harian.

Padahal sistem dog box ini memungkinkan pengendara langsung memindahkan gigi tanpa perlu injak kopling lagi.

"Maklumlah baru belajar di mobil ini. Selanjutnya pasti pol deh," ceritanya.

Gasss teruuussss.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa