Mesin Turbo Haram Minum Bahan Bakar Oktan Rendah? Ini Alasannya!

Rindra Pradipta,Andhika Arthawijaya - Selasa, 12 Mei 2020 | 09:30 WIB
Ilustrasi engine cutting mesin turbo.
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi engine cutting mesin turbo.

Otomotifnet.com - Mesin kapasitas 1.500 cc dengan induksi turbo, belakangan makin banyak digunakan pada kendaraan baru.

Sebut saja Honda Civic Turbo, Chevrolet Trax, Wuling Almaz dan Cortez CT, BMW X1, MINI Cooper, Jeep Compass, Kia Seltos dan lainnya.

Karena mesin ini menghasilkan tenaga besar, namun tetap efisien dan ramah lingkungan.

Namun pemakaian doping turbo ini, kerap memunculkan pertanyaan dari penggunanya, khususnya yang baru pertama kali memakai mobil bermesin turbo.

Baca Juga: Mesin Turbo Mulai Boros Oli dan Asap Knalpot Biru, Biang Kerok Ada Tiga

Seperti, mengapa mesin turbo seperti Wuling atau Civic tidak bisa pakai bensin Pertalite, harus Pertamax atau di atas RON 92?

Karena menurut mereka, rasio kompresinya jauh lebih rendah dibanding mesin tanpa turbo.

Eits.. nanti dulu sob! Memang mesin turbo punya kompresi lebih rendah ketimbang mesin Naturaly Aspirated (N/A) atau tanpa turbo.

Misal Honda Civic Turbo memiliki kompresi 9,8:1, sedangkan mesin 2.0 liter tanpa turbonya 13,5:1.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Andhika Arthawijaya
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa