Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Servis Rack Steer Pakai Bushing Ori Vs Custom, Bagusan Mana?

Andhika Arthawijaya - Senin, 29 Juni 2020 | 22:00 WIB
Ilustrasi Rekondisi Rack Steer
Radityo Herdianto
Ilustrasi Rekondisi Rack Steer

Otomotifnet.com – Kerusakan pada rack steer, kerap terjadi seiring pemakaian mobil.

Biasanya diawali dengan muncul bunyi oblak di seputar kaki depan hingga terasa ke setir.

“Terutama saat melewati permukaan jalan yang beda ketinggian atau ketika berbelok,” tutur Yosi, warga Tangsel yang pernah mengalaminya di Suzuki Ertiga GX AT 2016 miliknya.

Part ini kalau ganti utuh atau assy, harganya lumayan menguras isi tabungan.

Baca Juga: Bunyi Tek-Tek Saat Mobil Belok? Komponen Ini Tersangka Utamanya!

Namun ada alternatif murah, yakni dengan cara diservis.

Umumnya kerusakan pada rack steer ini lantaran bushing-nya sudah aus.

Nah, komponen tersebut lah yang kerap diganti saat servis rack steer.

Biasanya, bushing pengganti ini menggunakan bahan teflon hasil custom, yang diklaim lebih awet dibanding bushing bawaan.

Tapi yang namanya barang custom, tentunya ada plus minusnya.

“Peling menonjol terletak pada finishing part-nya. Dimensi bushing rack steering original lebih presisi dan ada 3 nok sebagai pengunci di rumah atau housing rack steering­-nya,” tulis Sumarno, punggawa Bengkel Mitra Suzuki Masmun Sukses Motor dalam akun Instagram-nya.

Masih menurut pria yang pernah jadi trainer mekanik di PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini, bushing orisinal lebih mudah dalam SOP menyetel preload atau pembebanan awal rack steering-nya.

Sementara saat ditanya mengenai plus minus bila menggunakan bushing custom, Sumarno mengatakan bawah memang secara dimensi bisa disesuaikan dengan selera.

Bushing rack steering orisinal, dirancang presisi dan memiliki nok serta alur untuk grease
Masmun Sukses Motor
Bushing rack steering orisinal, dirancang presisi dan memiliki nok serta alur untuk grease

“Namun dimensinya harus benar-benar presisi, supaya kalau dipasang diameter sisi dalam bushing teflonnya gak deformasi alias berubah,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Sumarno, umumnya bushing custom tidak terdapat nok buat duduk di housing rack steering.

“Makanya harus benar-benar presisi, sehingga waktu dipasang pakai alat press gak berubah dimensinya, supaya penyetelan preload steer-nya lebih mudah,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pada bushing custom terkadang tidak dibuatkan alur untuk grease.

Padahal grease sangat dibutuhkan untuk pelumasan agar bushing lebih awet.

“Di bushing ori selain ada alur, juga ada dot mark untuk tempat grease,” terangnya lagi.

Memang sih secara harga, biasanya lebih mahal bushing orisinal.

Tapi kembali lagi, pilihan ada di tangan Anda, karena seperti kata pepatah "Ada harga ada kualitas"!

Bushing pengganti biasanya menggunakan bahan teflon, yang tidak ada alur untuk grease
Masmun Sukses Motor
Bushing pengganti biasanya menggunakan bahan teflon, yang tidak ada alur untuk grease

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa