Produksi Pertamax di Kilang Cilacap Naik, Pertanda Premium Tersisih?

Harryt MR - Rabu, 21 Oktober 2020 | 23:30 WIB
Data produksi dan pengapalan (lifting) Pertamax di kilang Cilacap menunjukkan grafik kenaikan
Pertamina
Data produksi dan pengapalan (lifting) Pertamax di kilang Cilacap menunjukkan grafik kenaikan

Otomotifnet.com - Produksi BBM jenis Pertamax di kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Refinery Unit (RU) IV Cilacap setiap tahun terus mengalami peningkatan.

Fakta ini pertanda bahwa penggunaan BBM jenis Premium makin tersisih, seiring makin meningkatnya kesadaran masyarakat menggunakan BBM berkualitas lebih baik dan ramah lingkungan.

Data produksi dan pengapalan (lifting) Pertamax di kilang Cilacap menunjukkan grafik kenaikan.

September 2020, produksi Pertamax tercatat 1.445 million barrel (MB), naik dari catatan 1.127 MB pada September 2019.

“Sedangkan untuk lifting pada September 2020 sebanyak 1.513 MB naik dari 1.227 MB pada September 2019,” beber Hatim Ilwan, Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU IV Cilacap.

Pertamina Bikin Promo Pertamax Diskon Rp 250 per Liter, Begini Caranya

Hatim menilai data ini bisa menjadi bukti naiknya kesadaran masyarakat menggunakan BBM ramah lingkungan, selaras dengan semangat Pertamina RU IV Cilacap untuk menjadi perusahaan energi yang efisien dan ramah lingkungan.

“Kilang RFCC menjadi pelopor kilang modern Pertamina yang ramah lingkungan dan terus meningkatkan standar produknya setara Euro 4, atau Euro 3,”

“Ini terus berlanjut dengan hadirnya Klang Langit Biru Cilacap dan saat ini yang sedang berlangsung proyek kilang RDMP (Refinery Development Master Plan),” bilang Hatim. 

Sebagai catatan, Pertamax diluncurkan pertama kali pada 10 Desember 1999, menggantikan Premix 1994 dan Super TT 1998 yang dinilai kurang ramah lingkungan, karena mengandung unsur Methyl Tertra Butyl Ether (MTBE).

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Toncil

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa