Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bahan Bakar yang Mana yang Pas Untuk Mobil Kita? Ini Kata Ahlinya

Harryt MR - Minggu, 27 Desember 2020 | 23:50 WIB
(Ilustrasi) SPBU Pertamina. wacana penghapusan Premium atau RON (Research Octane Number) 88, dikabarkan bakal dilakukan pada 2021
Pertamina
(Ilustrasi) SPBU Pertamina. wacana penghapusan Premium atau RON (Research Octane Number) 88, dikabarkan bakal dilakukan pada 2021

Otomotifnet.com - Tinjauan teknis hubungannya kualitas BBM dengan kinerja mesin, berikut hingga efeknya pada emisi gas buang, sering jadi topik hangat.

Seperti apa hubungannya? Hal ini dijawab oleh Tri Yuswidjajanto, Ahli Mesin Bakar dan Konversi Energi, Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Ini sangat penting dipahami. Kalau kita salah BBM, misalkan untuk mobil lama kita pilih RON tinggi karena keinginan regulasinya begitu, maka yang terjadi justru emisinya naik,” papar Tri dalam kesempatan webinar bersama YLKI (27/11/2020).

Ia merujuk lampiran data pemilihan BBM berdasarkan perbandingan rasio kompresi mesin.

“Kalau rasio kompresinya masih di bawah 9 bisa pakai RON 88, tetapi kalau 10 sebaiknya pakai RON 90."

"Antara 10-11 sebaiknya pakai RON 92. Antara 11-12 sebaiknya pakai RON 95, masih ada tapi bukan Pertamina. Kompresi di atas 12 harusnya pakai RON 98,” jelas pria ramah ini.

Baca Juga: Wacana Penghapusan Premium 2021, YLKI Sebut Harusnya Sejak 24 Tahun Lalu

Tetapi, Ia melanjutkan, ada teknologi yang kemudian menjadi concern pilihan bahan bakar tidak hanya sekedar perbandingan kompresi.

“Contoh misalnya electronic injection, sebaiknya kita gunakan RON 92. Supercharger atau turbocharger, RON 95 atau 98."

"Teknologi direct injection maka minimum RON 98, kalau tidak performa kendaraannya akan terganggu,” urainya lagi.

 

Demikian juga disolar. “Kalau masih di bawah 17 (rasio kompresi) bisa pakai CN 48. Antara 17-25 bisa pakai CN 51."

"Tapi begitu ada common rail direct injection sebaiknya minimum CN 51, dan kalau ada supercharger/turbocharger sebaiknya CN 53."

"Jadi ada keterkaitan antara BBM dengan teknologi mesin, di mana yang dikejar adalah emisi,” tutur sobat yang akrab disapa Mas Yus.

Nah sudah jelas kan bahan bakar mana yang sebaiknya digunakan?

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa