Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bongkar Mesin Motor Terendam Banjir, Bahaya Bersihkan Jeroan Pakai Solar

Uje,Irsyaad Wijaya - Selasa, 23 Februari 2021 | 10:05 WIB
Motor terendam banjir
Harun
Motor terendam banjir

Otomotifnet.com - Ingat, bongkar mesin motor usai terendam banjir jangan bersihkan jeroan pakai solar.

Justru banyak efek negatifnya dan bisa makin bermasalah.

Sebab cara ini sudah dilakukan para mekanik sejak dulu dan faktanya justru berbahaya buat komponen lain.

Dalam bahasa mekanik, solar ini digunakan untuk flushing, atau membersihkan sisa kotoran dan air yang ada di komponen dalam mesin.

Namun, sebenarnya solar sendiri tidak dianjurkan untuk dipakai membersihkan komponen mesin yang terendam banjir.

Baca Juga: Motor Bekas Terendam Banjir Harga Tiarap, Kalau Dijual Anjlok Sampai Rp 4 Jutaan

Kondisi kabel Yamaha NMAX yang terendam banjir
Uje
Kondisi kabel Yamaha NMAX yang terendam banjir

"Membersihkan mesin yang terendam banjir pakai solar itu memang banyak yang melakukannya sejak dulu. Namun banyak yang tidak tahu kalau efek negatifnya cukup banyak," ungkap Joddy Ario owner JDM Project di daerah Pangkalan Jati, Jakarta Timur.

"Pada bagian mesin itu kan banyak seal karet, kalau terkena solar nanti bisa getas atau melar, efeknya bikin mesin malah semakin bermasalah," ungkapnya.

Proses gurah mesin motor
Istimewa
Proses gurah mesin motor

"Kalau kami menganjurkan pakai cairan engine flushing untuk membersihkan, ini jelas lebih aman dan teruji buat mesin," tambahnya.

Selain menggunakan cairan engine flushing, bisa lakukan flushing menggunakan oli baru.

Oli baru ini dimasukan ke mesin, lalu nyalakan mesin dan biarkan oli bersirkulasi beberapa menit.

Setelah itu buang oli di dalam mesin dan ulangi langkah tadi dengan oli baru lagi sampai komponen di mesin benar-benar bersih.

Ingat juga, mesin motor usai terendam banjir jangan coba-coba dipaksa dinyalakan.

Oli Gardan yang tercampur dengan air
Facebok/Komunitas Yamaha NMAX Indonesia
Oli Gardan yang tercampur dengan air

"Kalau dipaksakan dan oli sudah tercampur dengan air, efeknya bisa bikin gesekan komponen di mesin lebih tinggi dan membuat komponen rawan jebol," wantinya.

"Lalu kondisi kelistrikan juga umumnya masih basah dengan air, kalau ada arus listrik dikhwatirkan malah bikin korsleting dan part penting seperti ECU malah rusak," tutupnya.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa