Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Beda Dari Serena atau X-Trail, Ini Sebab Mesin Grand Livina Gampang Ngelitik

Irsyaad W,Abdul Aziz Masindo - Rabu, 29 September 2021 | 11:30 WIB
Grand Livina L10 dan L11
Dok. Otoseken
Grand Livina L10 dan L11

Otomotifnet.com - Nissan Grand Livina bekas memiliki penyakit khas berupa mesin ngelitik.

Hal ini juga dibenarkan Sugianto, Pemilik Bengkel Spesialis Nissan Auto Clinic yang kerap menemui keluhan itu di Grand Livina konsumennya.

"Gejala ngelitik memang sering ditemui di Grand Livina dan Livina, baik yang generasi L10 maupun L11," buka Sugianto yang bengkelnya ada di Harapan Indah, Bekasi.

Menurut Pria yang dulunya bekerja di bengkel resmi Nissan ini mengatakan, penyebabnya mesin ngelitik akibat EGR (Exhaust Gas Recirculation) sehingga menimbulkan karbon di ruang pembakaran.

"Mesin ngelitik karena Grand Livina dan Livina mempunyai EGR (Exhaust Gas Recirculation), kalau mobil-mobil Nissan yang lain katakanlah Serena, X-Trail dan lainnya itu enggak pakai EGR," ungkapnya.

Baca Juga: Putaran Mesin Nissan Grand Livina Tidak Stabil, Obatnya Rp 25 Ribu

Nissan Grand Livina (L11) yang diluncurkan pada 2013
Dok. Otomotif Group
Nissan Grand Livina (L11) yang diluncurkan pada 2013

"Jadi emisi yang seharusnya dibuang, ini dibalikkan lagi, bisa terjadi penumpukan karbon di ruang pemakaran akibat EGR (Exhaust Gas Recirculation), itu mesin bisa knocking atau ngeletik, "lanjut Pria yang akrab disapa Ugi ini.

Perlu diketahui EGR atau Exhaust Gas Recirculation digunakan untuk mengurangi emisi dengan mengembalikan gas sisa pembakaran kembali ke intake manifold.

"Pembakaran yang tidak sempurna di ruang bakar akan menghasilkan tumpukan karbon seperti arang jadi itu yang bikin bunyi ngelitik di Grand Livina dan Livina," kata Ugi.

Selain dari EGR, penyebab mesin ngelitik bisa karena telat ganti oli.

Pada buku servis, penggantian oli dianjurkan setiap 10.000 ribu kilometer atau 6 bulan mana yang tercapai lebih dahulu.

Masih kata Ugi, gejala ngelitik juga bisa dialami di Nissan Grand Livina dan Livina berkode mesin HR15DE 1.500 cc dan MR18DE 1.800 cc.

"Solusinya di tune up, bersihkan sisa karbon dan residu di ruang pembakaran, biaya tune up sekitar Rp 300 ribuan," tutup Sugianto, Owner bengkel spesialis Nissan Auto Clinic di Harapan Indah Bekasi.

Dapur pacu HR15DE Grand Livina, punya tenaga maksimum 109 dk dan torsi puncak 143 Nm
Dok. OTOMOTIF
Dapur pacu HR15DE Grand Livina, punya tenaga maksimum 109 dk dan torsi puncak 143 Nm

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Otoseken.id

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa