Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Penyebab Sekring Motor Sering Putus, Bisa Salah Spek Atau Kabelnya

Isal,Ferdian - Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:00 WIB
Ilustrasi sekring motor
Nurul
Ilustrasi sekring motor

Otomotifnet.com - Ada penyebab kenapa sekring di motor sering sekali putus meski kerap diganti.

Buat yang baru membeli motor bekas dan mengalami sekring yang sering putus, harus segera lakukan pemeriksaan.

Karena motor bekas memang lebih rentan terhadap masalah kelistrikan seperti sekring putus karena usia pakai yang sudah tinggi.

Sekring putus umumnya disebabkan adanya arus pendek atau korslet pada kelistrikan motor.

"Kalau sekring sering putus biasanya ada masalah pada kabel," ucap Muhammad Cholil, Owner Nday Fashion Lightning (NFL) beberapa waktu yang lalu (07/22).

"Umumnya, ada bagian kabel yang terkelupas akibat digigit tikus kemudian terkena masa (ground) yang terbuka seperti pada sasis," tambahnya.

Sekring normal (kiri) dan sekring putus (kiri) dilihat dengan cara diterawang di tempat terang
Nurul
Sekring normal (kiri) dan sekring putus (kiri) dilihat dengan cara diterawang di tempat terang

Selain karena adanya kabel yang terkelupas dan sebabkan korsleting, sekring motor cepat putus bisa disebabkan karena penggunaan tidak sesuai spesifikasi.

Misalnya sekring bawaan motor 20 A tapi malah dikasih sekring 15 A atau bahkan 10 A.

"Sekring akan lebih cepat putus karena beban kelistrikannya lebih besar dari kemapuan sekring," sahut Maman Sugiman, Owner Boim Motor.

"Efeknya sekring putus karena membaca ada kelebihan arus padahal enggak terjadi sambungan pendek (korslet)," tutup mekanik yang akrab disapa Boim ini.

Agar terhindar dari sekring motor cepat putus, gunakan selalu sekring sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan kelistrikan motor dan jaga kabel di motor jangan sampai ada yang terkelupas.

 

Baca Juga: Lama Tidak Dipakai, Kelistrikan Motor Perlu Dicek, Awas Sarang Tikus!

Editor : Iday
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa