“Bila masalahnya adalah suhu mesin naik hingga melewati batas, sebelum mesin terbakar biasanya mesin mengalami macet terlebih dulu karena komponen dalam mesin seperti piston dan blok mesin mengalami perubahan bentuk,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, belum lama ini.
Ibrohim mengatakan, risiko kebakaran yang disebabkan mesin overheat secara murni sangat kecil, kecuali ada faktor pemicu lainnya.
Faktor pemicu kebakaran tersebut tentu saja ada kaitannya dengan panas mesin.
Sehingga ketika mengalami panas berlebih, peluang terjadinya kebakaran semakin tinggi.
“Seperti adanya kebocoran saluran BBM sehingga uap bensin berpadu dengan panas mesin, atau ada komponen lain yang lebih mudah terbakar seperti komponen dengan bahan karet, busa atau serabut,” ucap Ibrohim.
Menurut Ibrohim, selain dari logam, komponen mesin juga ada yang terbuat dari bahan karet seperti selongsong koil, kabel-kabel dan lainnya.
Baca Juga: Apakah Ada Ban Motor Kedaluwarsa, Ini Penjelasan Dari Ahlinya
Baca Juga: Dampak Buruk Paku Menancap di Ban Yang Sering Disepelekan Pengemudi
Posted : Senin, 9 Februari 2026 | 14:50 WIB| Last updated : Senin, 9 Februari 2026 | 14:50 WIB
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR