Otomotifnet.com - Pulau Sumatera perlahan akan berkalung beton.
Karena sudah siap berdiri jalan tol baru yang rencana dibangun tahun 2025.
Jalan tol baru ini yakni penghubung Bengkulu-Lampung yang akan melewati Pesisir Barat.
Pemkab Pesisir Barat telah melakukan rapat ekspose pembangunan trase jalan tol wilayah barat yang digelar di ruang Media Center beberapa waktu lalu.
Dilansir dari TribunLampung.co.id, Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal mengaku, sangat antusias menyambut rencana pemerintah pusat tersebut.
"Saat ini kita sudah mempunyai Bandara Taufiq Kiemas, mudah-mudahan tidak akan lama lagi kita akan mempunyai Jalan tol Trans Sumatra," ungkapnya.
Pembangunan jalan tol tersebut tentu akan berdampak dengan kemajuan perekononian masyarakat.
Selain itu pembangunan juga akan memudahkan akses masyarakat untuk keluar dan datang berkunjung ke Negeri Para Sai Batin dan Ulama tersebut.
Jika sudah ada jalan tol nanti, kata Agus, tidak akan berbicara sektoral lagi melainkan sudah kawasan kerja.
"Kawasan ekonomi khusus (KEK) tidak lagi berbicara tentang sabut kelapa, melainkan semua potensi yang ada di kabupaten ini yang bisa dikembangkan," ucapnya.
"Kita harap rencana pembangunan jalan tol tersebut bisa terlaksana pada tahun 2025 mendatang," sambungnya.
Agus mengajak semua pihak terkait untuk mendukung pelaksanaan pembangunan jalan tol Sumatra itu dengan membantu persiapan yang dibutuhkan.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Pesisir Barat Jalaludin mengatakan, rencana pembangunan jalan tol wilayah barat tersebut merupakan usulan dari Pemkab Pesisir Barat dan langsung direspons Pemerintah Pusat.
"Usulan yang kita sampaikan tinggal menunggu persetujuan dari Menteri PUPR. Jika usulan itu sudah di tandatangani, kegiatannya akan dilaksanakan pada tahun 2025 hingga tahun 2035 mendatang," bebernya.
Dijelaskannya, dalam usulan pembangunan jalan tol tersebut, pihaknya mengusulkan dua segmen pembangunan melalui exit tol Tanjung Bintang melalui Pesisir Selatan Lampung.
Meliputi Teluk Betung, Hanura, Padang Cermin, Napal Putih Doh, lalu ke Kuripan-Kota Agung Tanggamus.
Segmen kedua melalui exit tol Natar yang membentang melalui wilayah tengah Lampung, meliputi Gedong Tataan, Pringsewu, Rantau Tinjang, Kota Agung dan menjadi satu jalur untuk menuju jalan tol yang melintasi Krui batas Provinsi Lampung dan Bengkulu.
Dirinya berharap, ada perubahan ekonomi dengan pembangunan jalan tol ke depannya. Serta akses masyarakat semakin mudah.
Ini juga harus menjadi wilayah ekonomi baru dan bekerjasama dengan wilayah kabupaten lainnya.
"Tol ini kita ini tentu akan berbeda dengan tol yang lain karena mengingat medan yang akan dilewati," jelasnya.
Program pembangunan jalan Tol Bengkulu-Lampung ini juga sudah masuk dalam penyusunan struktur Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Lampung tahun 2023-2043.
Selain wacana pembangunan jalan tol ruas Bengkulu-Lampung, Pemprov Lampung juga memasukkan usulan pembangunan jalan tol ruas Lematang-Pelabuhan Panjang-Padang Cermin-SP. Kota Agung.
Baca Juga: Bukan di Jawa, Kalimantan atau Papua, Di Sini Jalan Raya Terpanjang di Indonesia
Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR