Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Catat, 3 Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Berkendara di Hujan Deras

Konten Grid - Senin, 12 Januari 2026 | 16:25 WIB
 genangan air banjir terjadi setelah hujan lebat
Rianto Prasetyo
genangan air banjir terjadi setelah hujan lebat

Otomotifnet.com - Tepat hari ini, wilayah Jakarta dan sekitarnya kembali menghadapi tantangan hujan lebat yang disertai angin kencang.

Bagi pengguna jalan, kondisi ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, melainkan juga meningkatnya risiko kecelakaan dan kerusakan mekanis.

Diperlukan konsentrasi tingkat tinggi serta pemahaman terhadap medan saat kalian terpaksa berkendara di tengah cuaca yang tidak bersahabat.

Berikut adalah tiga hal krusial yang harus kalian waspadai demi keselamatan di jalan:

1. Jebakan Genangan Air yang Tidak Terduga

Bahaya utama saat hujan adalah genangan air atau banjir.

Mengingat karakter jalanan di Indonesia yang cenderung memiliki air keruh, kita tidak pernah tahu pasti kedalaman lubang atau genangan yang ada di depan.

Menerobos genangan yang terlalu dalam berisiko menyebabkan air masuk ke ruang bakar (water hammer), yang dapat menghancurkan mesin seketika.

2. Ancaman Robohnya Pohon dan Papan Reklame

Angin kencang memiliki kekuatan destruktif terhadap struktur di pinggir jalan.

Waspadai pohon besar serta baliho atau papan reklame, terutama yang terlihat tidak kokoh.

Angin kencang dapat merobohkan struktur tersebut kapan saja, yang sangat membahayakan keselamatan fisik pengendara maupun kendaraan itu sendiri.

Baca Juga: Awas, Inilah Bahaya Penggunaan Jas Hujan Ponco Untuk Pengendara Motor

Baca Juga: Perlu Tahu, Inilah 3 Tips Aman Ngerem Motor Saat Musim Hujan

Baca Juga: Awas, 4 Bahaya Ini Mengintai Saat Berkendara Dikala Hujan, Simak

Baca Juga: Motor Matik Wajib Bawa Busi Cadangan Saat Hujan, Ini Alasannya

3. Bahaya Angin Samping (Crosswind & Lateral Wind)

Poin ini sangat kritikal bagi pengendara sepeda motor.

Dalam kondisi hujan atau gerimis, muncul fenomena Crosswind (angin kencang yang bertiup melintang dari satu sisi) dan Lateral Wind (angin berputar yang berembus sejajar dengan tanah).

Risiko: Keseimbangan motor akan terganggu secara drastis jika melaju di atas 40 km/jam.

Solusi: Segera kurangi kecepatan sekitar 10-15 km/jam saat hujan mulai turun.

Lakukan akselerasi dan pengereman (deselerasi) secara halus untuk menghindari ban selip di permukaan jalan yang licin. 

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa