Lalu panel tersebut harus segera dicuci dengan air dan sampo mobil.
“Kenapa? Karena bensin itu juga memiliki resiko kalau diteteskan ke bodi mobil dalam jangka waktu yang panjang, nanti takutnya menimbulkan flek,” sambung Christian.
Untuk penggunaan bensin sendiri, ia mengatakan jenis premium dan pertalite cukup efektif membersihkan noda aspal.
Alternatif lain yang bisa digunakan selain bensin adalah minyak tanah, namun ada perhatian khusus yang harus kita berikan ketika kita menggunakannya untuk membersihkan noda aspal.
Christian mengatakan, meskipun penggunaan minyak tanah sama saja dengan bensin, tetapi minyak tanah sedikit lebih agresif untuk bagian karet pintu.
“Jadi kalau ada karet lis yang tipis, itu takutnya tiba-tiba melengkung karena sifatnya terlalu panas,” jelasnya.
Maka dari itu, ia lebih cenderung memilih untuk menggunakan bensin ketimbang minyak tanah, disamping juga menggunakan produk tar remover yang banyak dijual di pasaran.
“Jadi kalau ditanya boleh atau tidak pakai bensin, menurut saya boleh saja asal dengan cara penggunaan yang tepat,” terang Christian.
“Karena sebetulnya tar remover yang dijual itu mengandung zat yang kurang lebih serupa, cuma memang tingkat agresivitasnya lebih rendah,” tutupnya.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR