Komparasi Fitur Kawasaki ZX-6R 636 dan Yamaha YZF-R6

billy - Rabu, 1 Januari 2014 | 13:04 WIB

(billy - )


Mesin R6 dibekali YCC-I dan YCC-T. Power Mode ada di ZX-6R, bisa disesuaikan kondisi jalan. Harga hanya beda Rp 5 juta, konfigurasi mesin pun identik, bagaimana dengan fiturnya?
Jakarta - Kehadiran Yamaha YZF-R6 dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang dijual Rp 220 juta OTR Jakarta, akan head to head dengan Kawasaki ZX-6R 636 yang dihadirkan lebih dulu oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), yang ditawarkan Rp 225 juta.

Secara harga menempel, sesama supersport Jepang ini pun punya konfigurasi mesin identik, 4 silinder segaris DOHC 16 klep berpendingin cairan. Bagaimana performa, fitur dan teknologinya? Kali ini kami adu berdasarkan data di atas kertas dari data masing-masing pabrikan, untuk akselerasi, konsumsi bensin dan feeling kala dinaiki akan dilanjut setelah test ride R6.

Yuk disimak!

Performa
Dengan kapasitas sedikit lebih besar, ZX-6R 636 cc berbanding R6 yang hanya 599 cc, membuat performa ZX lebih superior, tenaga maksimum mencapai 129,3 dk/13.500 rpm sedang R6 hanya 122 dk/14.500 rpm. Torsi pun demikian, ZX 71 Nm/11.500 rpm dan R6 65,7 Nm/10.500 rpm. Namun ZX punya bobot lebih besar, 192 kg (194 kg ABS) sedang R6 hanya 189 kg.•

Sistem rem sama, cuma ZX-6R ada versi ABS

Fitur dan Teknologi
Dari sisi mesin ZX-6R punya fitur Power Mode, bisa diset L (low) dan F (full), tenaga saat L cuma 75-80%, dipakai misal saat hujan, kalau F tentu saja tenaga maksimal. Kedua ada Dual Throttle Valve, skep 2 biji di throttle body membuat respon mesin lebih smooth sehingga mudah dikendalikan. Fitur ketiga ada Assist & Slipper Clutch, membuat engine brake jadi lebih smooth, ban belakang enggak ngunci.

Fitur di kaki-kaki juga beragam, pertama ada KTRC (Kawasaki Traction Control) dengan 3 pilihan tingkat. Kedua KIBS (Kawasaki Intelligent anti-lock Brake System), sistem ABS yang pintar. Ketiga SFF-BP (Separate Function Fork-Big Piston), upside down dengan piston besar dan setelan yang terpisah antara kanan dan kiri. Berikutnya ada fitur Economical Riding Indicator di panel instrumen, memberi sinyal kala berkendara irit.

Pindah ke R6, ada fitur apa saja? Kita awali dari mesin. Ada teknologi YCC-I (Yamaha Chip Controlled-Inttake), saluran masuk yang diatur secara elektronik untuk mengoptimalkan torsi. Kedua YCC-T (Yamaha Chip Controlled-Throttle), pengatur bukaan throttle agar penyaluran tenaga lebih smooth tapi tetap responsif. Ketiga ada slipper clutch untuk mengurangi efek engine brake. Berikutnya Exup Exhaust, katup di knalpot yang membuka sesuai besarnya rpm.

Sisi kaki-kaki R6 juga dibekali suspensi full adjustable. Sistem pengereman sama-sama pakai kaliper depan radial dengan 4 piston di tiap sisi. Lalu sasis sama-sama pakai deltabox aluminium termasuk lengan ayunnya, sehingga ringan dan rigid. Data lain mari kita lihat di tabel spesifikasi. (motor.otomotifnet.com) 

Artikel Test Ride YZF-R6 klik di sini
Artikel Test Ride ZX-6R 636 klik di sini

YZF-R6
Tipe mesin: 4 langkah 4 silinder segaris
Sistem pendinginan: cairan
Katup DOHC: 16 klep
Bore x stroke: 67 x 42,5 mm
Kapasitas mesin: 599 cc
Rasio kompresi: 13,1:1
Tenaga: 122 dk/14.500 rpm
Torsi: 65,7 Nm/10.500 rpm
Transmisi: 6 speed
P x L x T: 2.040 x 705 x 1.095 mm
Jarak terendah: 130 mm
Wheelbase: 1.375 mm
Tinggi jok: 850 mm
Berat isi: 189 kg
Tangki: 17 liter
Rem depan: cakram 2X 310 mm kaliper 4 piston
Rem belakang:  cakram 220 mm kaliper 1 piston
Ban depan: 120/70-17
Ban belakang: 180/55-17

ZX-6R 636
Tipe mesin: 4 langkah 4 silinder segaris
Sistem pendinginan: cairan
Katup DOHC: 16 klep
Bore x stroke: 67 x 45,1 mm
Kapasitas mesin: 636 cc
Rasio kompresi: 12,9:1
Tenaga: 129,3 dk/13.500 rpm
Torsi: 7,1 Nm/11.500 rpm
Transmisi: 6 speed
P x L x T: 2.085 x 705 x 1.115 mm
Jarak terendah: 130 mm
Wheelbase: 1.395 mm
Tinggi jok: 830 mm
Berat isi: 192 kg / ABS: 194 kg
Tangki: 17 liter
Rem depan: cakram 2X 310 mm kaliper 4 piston
Rem belakang:  cakram 220 mm kaliper 1 piston
Ban depan: 120/70-17
Ban belakang: 180/55-17