Substitusi Spion Yamaha NMAX, Virus Jakarta Max Owner

Otomotifnet - Minggu, 16 Agustus 2015 | 14:09 WIB

(Otomotifnet - )

Jakarta - Ada saja ulah Jakarta Max Owner atau yang sering dikenal JMO. Selain nongkrong dan turing, mereka ternyata juga gemar menyebarkan virus modifikasi. Salah satu yang paling ringan adalah gonta-ganti spion. Mereka banyak mengganti spion NMAX dengan bawaan motor lain yang bentuknya lebih keren.

Selain plug and play alias tinggal pasang, secara kualitas juga pasti terjamin karena tergolong produk OEM (original equipment manufacturer).

“Spion standar NMAX terlihat kecil saat terpasang, kurang match dengan bodinya yang gambot. Makanya kita banyak yang menggantinya dengan spion motor lain yang modelnya lebih besar dan lebih gendut,” buka Wahyu Widodo, wakil ketua umum JMO ini.

Kebanyakan menggunakan substitusi spion dari Kawasaki Pulsar 200NS, karena punya fisiknya lebih besar, desainnya kaku dan memiliki tiang yang gak terlalu tinggi.

“Spion Pulsar 200NS ini harganya murah, cuma Rp 90-100 ribuan di koperasi JMO. Skutik kesayangan langsung terlihat keren,” promo Aesculapius Amandara.

Selain spion Pulsar 200NS, ada 2 model lagi yang jadi favorit substitusi. Yaitu spion Kawasaki D-Tracker 150 dan Honda PCX 150. Semua spion substitusi ini memiliki ukuran lubang baut yang sama dan drat yang sama.

”Kecuali spion D-Tracker 150, karena ulir baut sebelah kiri berbeda arah putarnya, mengharuskan menggunakan baut tambahan,” jelas Benu Kalbuadi, yang juga anggota JMO.  Ganti! • (otomotifnet.com)


Spion standar Yamaha NMAX ini dirasa kurang keren oleh sebagian anggota JMO karena bentuknya terlalu kecil.


Selama buka spionnya sama-sama pakai kunci 14 mm dan punya drat yang sama, bisa saling tukar


Karena bentuknya yang besar dan memiliki diamter baut yang sama, spion Kawasaki D-Tracker 150 juga bisa jadi pilihan


Ini dia penampakan NMAX menggunakan spion Pulsar NS200, keren kan?


Untuk memasang spion Kawasaki D-Tracker 150, khusus sebelah kiri siapkan adaptor tambahan