Master Rem Skutik Bermasalah, Segera Ganti Jika Gejalanya Berulang!

Dimas Pradopo - Sabtu, 17 Januari 2015 | 15:30 WIB

(Dimas Pradopo - )

Jakarta - Lagi bermasalah dengan tuas rem kanan skutik terasa bagel. Atau malah nyeplos? Hal serupa juga pernah dialami Bambang Irawan, pembesut Yamaha Mio 2010 warga Pondok Aren Tangsel.

“Enggak tahu mengapa, tiba-tiba rem kanan kadang keras dan ngelos. Setelah saya cek master remnya, ternyata ada rembesan minyak rem dari sela-sela sil master. Nah setelah dilakukan pengecekan, ternyata sil master rem robek, ujungnya diganti baru,” beber pria usia 25 tahun ini.

Namun yang bikin Bambang kaget adalah baru sekitar satu bulan, gejala yang sama terulang kembali. Lalu setelah konsultasi dengan Agus Riyadi, penggawang Matic Shop (MS), dipastikan karena MR-nya rusak.

"Ada beberapa pelanggan yang tidak percaya kalau gejala seperti ini dikarenakan master rem rusak. Sudah saya anjurkan ganti master rem baru, tapi tetap enggak mau. Penginnya ganti sil master rem saja dengan alasan lebih murah.

"Alhasil selang sekitar 3 minggu, bermasalah lagi,” papar pria ngepos di Jl. Ciledug Raya, Ciledug Tangerang. Agus juga menambahkan bahwa hal ini bisa terjadi pada motor apapun, apalagi yang sudah berumur lebih dari 4 tahun. Nah biar lebih jelasnya, berikut akan dibeberkan beberapa indikasi master rem rusak.

“Yang sering saya temui, kebanyakaan terjadi pada Mio yang umurnya sekitar 5 tahunan,” imbuhnya. • (otomotifnet.com)


Ciri pertama master rem mulai rusak adalah adanya rembesan minyak rem dari sela-sela sil master rem. Ini biasanya karena sil master rem robek atau baret.


Ciri kedua yakni saat ngerem, kadang terasa keras ataupun sebaliknya. Bahkan tuas rem enggak mau balik ke posisi semula


Sil master rem robek ataupun penonjok master rem macet, biasaya karena adanya kotoran/debu yang ikut menggesek dinding master rem


Kalau sil master rem rusak maupun penonjoknya kotor, sebaiknya ganti sil master rem kit baru. Harganya kisaran Rp 45 ribu


Nah bila sudah ganti sil master rem baru ternyata  gejala yang sama timbul kembali, dipastikan dinding penonjok di bagian dalam sudah aus atau baret.  “Dipastikan master rem rusak. Ganti baru seharga Rp 190 ribu, dijamin enggak bermasalah lagi. Pengereman lancar, keselamatan juga tetap terjaga,” tutup Agus