Persiapan Untuk Perjalanan Jauh, Ini 5 Hal Yang Wajib Dicek!

Dimas Pradopo - Jumat, 29 Agustus 2014 | 14:09 WIB

(Dimas Pradopo - )



  
“Tujuannya agar perjalanan lancar dan sampai tujuan tanpa kendala.”

Jakarta - Akhir pekan ini berniat untuk melakukan perjalanan turing? Wajib simak artikel ini. Pasalnya, nelakangan ini para bikers kerap melakukan perjalanan jauh alias turing. Selain jalan-jalan, mereka juga bersilahturahmi ke sanak saudara atau ke komunitas di daerah tersebut. Dengan itu, sebelum berangkat rutinitas yang kerap dilakukan, yakni check-up mesin besutan kesayangan.

“Itu bisa dilakukan kapan aja, bro! Tujuannya agar perjalanan lancar dan sampai tujuan tanpa ada kendala satu pun. Terutama pengecekan bagian mesin, cek semua komponen yang sekira perlu diganti dan ganti oli mesinnya,” ungkap Afandi, member klub V-Ixion Jakarta.

Untuk besutan berteknologi injeksi seperti Honda CB150R dan Yamaha V-Ixion itu apa aja sih yang harus dicek dan ricek? Maka, Afandi, yang juga pemilik bengkel Afandi Motorsport (Afmos) dan Johny Holle Motor (JHM) daerah Daan Mogot, Jakbar, ini ingin berbagi tips buat yang mau turing jauh.



Pertama komponen bermaterial karet alias ban (gbr.1). Cek ketebalan atau pattern peranti melingkar tersebut. Pastikan alur atau got ban masih dalam kondisi baik alias gak botak.



Lalu, sistem pengereman terutama kampas rem (gbr.2). Ini cukup dilirik aja, bro! Kecuali, ketebalan peranti itu sudah menipis silakan dibuka dan ganti baru. “Jangan lupa bersihkan kaliper rem tersebut agar kinerjanya bisa maksimal,” tambah Johny, mekanik spesialis Honda.



Dilanjutkan cek penyalur tenaga mesin ke roda belakang. Apa hayo? Betul, rantai, bro! Plototin tuh gir, terlihat tajam apa belum? Kalo tajam berarti sudah habis (gbr.3). Itu waktunya diganti dan bikin rantai gampang lepas. Usahakan sewaktu beli tebus satu set (gir depan-belakang dan rantai).



“Meski kondisi gak kelihatan, baiknya ganti kabel gas dan kopling. Bisa juga membawa sebagai cadangan apabila di jalan dibutuhkan. Untuk mesin yang bore up, cek kondisi air radiator (gbr.4). Bisa membawa air radiator cadangan,” saran pria ramah yang buka bengkel di daerah Cipulir, Perdatam, Jaksel.

Di siang hari lampu utama wajib menyala. Untuk itu, semua panel kelistrikan perlu diperhatikan. Buat yang pakai HID, cek ketegangan aki jangan sampai drop alias tekor.

“Yang utama dan terpenting adalah ganti oli mesin (gbr.5). Begitu juga setelah pulang dari turing jauh. Gunakan oli yang sesuai rekomendasi besutan atau pabrikan,” tutup Om John, sapaan akrabnya (motor.otomotifnet.com)