Pasang Peredam Kap Mesin Aftermarket, Tempel atau Semprot

billy - Senin, 26 November 2012 | 14:08 WIB

(billy - )


Umumnya mobil-mobil high-end atau tipe tertinggi, peredam kap mesin sudah menjadi standar bawaan pabrik. Namun hampir sebagian besar tipe-tipe menengah atau terendah masih belum ada. Padahal peranti ini cukup berguna.

Tapi tenang, solusinya pasang saja produk aftermarket yang sudah tersedia berpola. Keuntungannya, pemasangannya mudah dan tidak repot, karena polanya sudah terpotong menyesuaikan permukaan di balik kap mesin mobil (Gbr.1).

Apalagi sudah tersedia pula buat mobil yang populasinya cukup massal dam mudah ditemui di beberapa toko aksesori. Produk bernama hood acoustic shield ini diklaim mampu meredam suara bising yang ditimbulkan dari mesin sehingga suara yang masuk ke kabin penumpang dapat diminimalkan.

Sekaligus mampu meredam panas mesin sehingga tak membuat cat pada permukaan kap mesin bagian luar berubah dalam jangka waktu lama. Bahannya terbuat dari material menyerupai spons yang tak menyerap air dan bersifat antistatis yang tak menyerap partikel debu serta tahan zat asam.

“Pemasangannya mudah, bisa dilakukan sendiri karena bisa langsung ditempel ke bidang yang telah dibentuk sesuai rangka kap mesin,” ucap Hendra Budiman, pemilik gerai aksesori Automania merinci per setnya terdiri dari 8 pieces.

Caranya cukup membuka pelindung lemnya dan ditempel langsung pada kap mesin (Gbr.2). Sebagai catatan, permukaan harus benar-benar bersih dan kering dari kotoran oli atau cairan. Tujuannya agar lem pada peredam dapat menempel sempurna untuk jangka panjang. Untuk mobil sekelas Toyota Kijang Innova, produk buatan Malaysia ini dihargai Rp 350 ribu per set.

Selain model tempel, ada metode lain yang sudah lama ada yakni disemprot bahan khusus. Seperti pemakaian cairan antikarat di bodi.Contoh peredam suara Tuff Kote Dinol (TKD) yang dinamakan Soundclat. “Prosesnya sama dengan antikarat tapi punya bahan yang beda, khusus diimpor,” ucap H. Nantaat Sadeq, General Manager PT Tuffindo Raya, pemegang merek TKD.

Sadeq mengklaim produknya selain mampu meredam bising juga punya kemampuan mengurangi serangan panas dari ruang mesin.

Prosesnya penyemprotan dilakukan tiga tahapan hingga mencapai ketebalan 300 mikron (Gbr.3). “Konsekuensinya kap mesin akan bertambah berat, namun untuk tingkat kebisingan berbeda dengan sebelumnya, silakan diukur dengan desibelmeter,” yakin Sadeq yang menjamin proses ini kemungkinan bahan rontok dari kap mesin maupun retak hampir tidak mungkin. Kisaran harganya Rp 150-200 ribu bergantung jenis mobil untuk kap mesin saja.

Silakan pilih. (mobil.otomotifnet.com)