F1 : Ecclestone Bersikukuh Masukan Afrika Selatan Ke Dalam Kalender F1

Dimas Pradopo - Senin, 22 Desember 2014 | 20:00 WIB

(Dimas Pradopo - )



Eropa - Presiden Formula One Management (FOM), Bernie Ecclestone menolak untuk menyerah dalam upayanya untuk memasukan  Afrika Selatan kembali ke dalam kalender jadwal F1, meskipun rencana ini timbul tenggelam dalam beberapa tahun terakhir.

Adu balap jet darat memang belum pernah menjamah benua Afrika sejak tahun 1993, namun kenangan dirinya tentang Kyalami terus mendorongnya untuk  berusaha memasukan Afrika kedalam kalender F1.

Meskipun beberapa negara telah masuk ke dalam jadwal seperti Bahrain, China, Russia dan Korea tidak menyurutkan semangatnya.Empat tahun lalu, tawaran untuk menjadikan Afrika Selatan kembali menjadi tuan rumah ditolak oleh dewan kota Cape Town dengan alasan kebisingan.

Masalah tersebut sepertinya telah berkurang, dengan spesifikasi mesin terbaru. Namun sirkuit Kyalami masih membutuhkan pembangunan kembali untuk memenuhi standar F1, balapan di jalanan adalah pilihan yang paling mungkin jika Ecclestone tetap mempertahankan ambisinya tersebut.

"Kami tengah berusaha berusaha untuk melakukan sesuatu di Afrika Selatan. Kami dulu punya perlombaan di sana dan akan menyenangkan untuk kembali ke sana lagi." tukas mantan pebalap F1 ini.

Di tahun 2014 jet darat pernah mengaspal di Afrika Selatan, tapi 800 mil jauhnya dari Cape Town. Namun bukan untuk balapan, melainkan sesi uji coba yang dilakukan Ferrari di sekitar Soccer City di Johannesburg. Di sirkuit yang khusus yang dibangun sepanjang 1,4 km tersebut, pebalap uji coba Ferrari, Marc Gene yang beraksi di dalam kokpit F60 spesifikasi 2009.

Muncul juga wacana untuk menambahkan seri Amerika menjadi  dua seri, namun Ecclestone kurang begitu yakin dengan wacana tersebut. Rumor yang berkembang Las Vegas akan masuk kedalam kalender F1 namun sepertinya hal tersebut tidak akan terealisasikan.

“Amerika ingin ada seri lain disana, tapi saya tidak terlalu yakin bahwa kita akan melakukannya." (otosport.otomotifnet.com)