Solusi Darurat Saat Cop Busi Rusak

billy - Kamis, 9 Agustus 2012 | 13:44 WIB

(billy - )


Kerusakan yang terjadi pada cop busi atau tutup kepala busi memang sulit dideteksi. Pasalnya komponen pengantar tegangan listrik dari koil ke busi itu terlihat utuh dari luar. Padahal bila besi di dalam cop busi putus, arus listrik akan berhenti. Mesin pun sulit dihidupkan.

Pengalaman ini pernah dialami Setyo Widiyanto alias Boyo, fotografer MOTOR Plus saat menunggangi Vespa miliknya. Tidak ada angin dan hujan, mesin mati mendadak. Begitu dicek ternyata besi di dalam cop busi patah akibat karat.

"Kerena posisi bengkel jauh, biar tetap bisa jalan, terpaksa cuma kabel busi yang dipakai. Itupun bagian ujungnya yang ditancap ke ulir di bagian busi," kenang warga Jatiasih, Bekasi itu.

Sialnya, ujung kabel yang hanya ditancapkan ke ulir busi itu mudah sekali lepas. Bisa akibat getar mesin atau pas melibas jalan bergelombang. Akibatnya putaran mesin dengan mudah berhenti lantaran pengapiannya terputus. Sementara bengkel tetap masih jauh.

Namun disaat sedang galau, untungnya Boyo bertemu dengan beberapa anak klub Vespa sambil kasih solusi. Mesti tidak sampai sebut nama, namun info yang disampaikan cukup membantu selama diperjalanan.

"Katanya biar kabel busi enggak gampang copot, jangan tancapkan ujung kabel ke ulir busi. Tapi, yang ditancapkan badan kabel ke ujung busi, caranya dengan melubangi bagian badan kabel. Terbukti juga, motor aman dipakai sampai tujuan," lanjut Boyo.

Maksudnya karet pelindung kabel busi yang ditancap pada ujung busi. Nah, untuk melubangi bagian luar kabel busi bisa pakai obeng kecil atau benda berujung lancip. Sedangkan bagian yang harus dilubangi baiknya di dekat ujung kabel sambil memotong ujung kawat jika terlihat. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kebocoran setrum atau korslet akibat ada bagian kabel yang dekat ke mesin.

Mari dibuktikan. Tapi, mogok dulu. Mau?.  (motorplus-online.com)