Mengenal Baut Oli, Satu Fungsi Beda Ukuran

billy - Minggu, 2 Desember 2012 | 10:11 WIB

Ilustrasi mengenal baut oli dan fungsinya (billy - )

Pada saat mau ganti oli, pelumas bekas di dalam mesin dibuang lewat lubang tap. Trik ini umum dilakukan pada semua jenis motor.


Cuma agar sama-sama pakai baut tap oli, part penghadang oli yang diaplikasi di mesin motor tenyata beda-beda ukuran dan dimensinya.
 
Baik itu sesama bebek, sport atau skubek. Perbedaan itu bisa dilihat pada ukuran kepala dan lingkar luar ulir baut tersebut.

“Jadi, kalau bisa jangan sembarang pasang, copot apalagi salah pakai tool kit ketika ingin membuka dan menutupnya. Selain bisa bikin ulir slek, salah pasang juga bisa bikin kepala baut gampang terkikis,” ucap Sardin Gorad Pasaribu, mekanik Honda Capella Racing Team di Aceh.

Perbedaan paling mencolok baut oli kepunyaan Yamaha Scorpio. Meskipun tipenya sport dan berbodi gambot, ukuran kepala baut oli yang dipakai sama seperti Yamaha Mio. Sama-sama mengunakan kunci 12 untuk membukanya.
 
Tapi, walau ukuran kepala baut kecil, diameter ulir ukuran baut 14 dan didukung topi di bagian bawahnya biar tetap aman.

Beda lagi dengan motor bebek Shogun atau Smash Titan. Lubang tap pembuangan oli yang ada di bawah mesin sebelah kanan justru ditutup baut 14 atau lebih basar dari Yamaha Scorpio dan Mio. Cuma biar kepalanya besar, baut ini tidak dilengkapi topi dan diameter ulirnya sesuai baut ukuran 14.

Lantas ukuran baut tap pembuangan oli yang lebih besar daripada Mio atau Smash Titan kebanyakan dipakai di motor merek Honda.
 
Lihat saja baut oli mesin Vario, Supra hingga MegaPro pakai baut 17. Bentuk bautnya sama seperti punya Smash Titan dan diameternya pun sama seperti baut 17 pada umumnya.

“Tapi, kalau ukuran baut pembuangan oli lebih besar dari angka 17, biasanya kalau buka tutup pembuangan oli yang ada filter oli macam Honda Tiger, biasanya tutup oli ini ada di samping atau di bawah mesin dan harus pakai kunci ring 19 untuk membukanya,” ingat mantan instruktur kursus mekanik HMTC Jakarta itu.