Mudik Lebaran 2012, Angka Kecelakaan Tinggi

billy - Minggu, 9 September 2012 | 09:20 WIB

(billy - )


Jumlah kasus kecelakaan selama mudik Lebaran tahun ini mencapai 5.013 kasus. Data ini dihimpun mulai 11 hingga 27 Agustus 2012. Sebanyak 1.470 orang mengalami luka berat dan 4.816 orang luka ringan. Untuk korban tewas tercatat 908 orang.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan angka kecelakaan selama Lebaran 2012 masih tinggi. “Sebanyak 70 persen kecelakaan melibatkan pengguna motor,” katanya.

Bambang menilai tingginya angka kecelakaan sebagai gambaran kondisi transportasi sehari-hari. Untuk menekan jumlah kasus kecelakaan, Kementerian Perhubungan akan mengalihkan para pemudik sepeda motor ke moda transportasi lainnya, seperti kereta api, bus, dan angkutan laut.

Untuk menekan jumlah pemudik sepeda motor, menurut Bambang, pemerintah akan menggenjot pelayanan paket pengiriman sepeda motor dengan menggunakan kereta api. Departemen Perhubungan juga akan menyediakan check point bagi pengendara motor. “Perlu upaya bersama untuk menekan angka kecelakaan agar optimal,” katanya.

Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar menyebutkan sebanyak 5.379 unit sepeda motor mengalami kecelakaan.“Ada kenaikan sebesar 10 persen jumlah kecelakaan dibanding tahun lalu,” katanya tegas.

Jumlah pemudik pada tahun ini lebih tinggi dibanding Lebaran 2011 lalu. Sementara Departemen Perhubungan mencatat, 13,6 juta orang mudik Lebaran atau naik dibanding tahun lalu, yang hanya 12,5 juta orang. Pemudik menggunakan transporasi darat berjumlah sekitar 4,5 juta orang.  (motorplus-online.com)