Polisher, Mencegah Sakit Pinggang Saat Poles Mobil

billy - Rabu, 30 Mei 2012 | 16:06 WIB

(billy - )

 
JAKARTA - Masih memoles bodi mobil kesayangan pakai tangan? Udah enggak zaman kaleee…. Sekarang kalau mau bikin cilong mobil ya ke salon mobil aja...hehe..Tapi buat yang suka moles sendiri, sekarang ada alat poles yang disebut polisher. Alat berjenis power tools ini merupakan peranti yang juga kerap digunakan di salon mobil. “Pakai alat polisher enggak bikin pegal tangan dan pinggang,” ucap Bebi, owner toko Galaxy Technical Supply di Lindeteves Trade Center , Lt. 2, Blok A2, No. 1E, Jl. Hayam Wuruk, Glodok, Jakbar.

Dibanding menggunakan tangan secara manual, poles bodi menggunakan polisher lebih praktis dan hasilnya lebih optimal. Sebab daya polesnya dapat diatur sesuai dengan kontur dan luas bidang bodi. Alat polisher digerakkan oleh motor listrik, dengan kapasitas daya 1.000 - 1.300 watt. Sedangkan kecepatan putarnya bervariatif antara 1.000 - 3.000 rpm. Ada yang dapat disetel kecepatannya sesuai kebutuhan. Dalam satu set polisher umumnya ada yang dilengkapi busa dan wool atau hanya wool-nya saja.

 Kecepatan putarannya bervariatif dan dapat disetel
“Cara penggunaan yang benar adalah dengan menyesuaikan daya putar alat poles ini . Setelah diberi obat poles baru usapkan wool polisher secara bertahap pada permukaan bodi mobil,” lanjut Bebi, yang dikenal sebagai distributor tools berlabel Tekiro dan Ryu.

Tempo pemolesan juga mesti diperhatikan agar tidak berisiko mengikis lapisan cat. “Untuk menghilangkan daki atau noda membandel, lama pemolesannya sekitar 5 menit. Sedangkan untuk goresan halus, lama pemolesannya 30 menit. Tentu sambil melakukan pengamatan secara mendetail pada bagian-bagian yang dipoles,” bilang Deden Irawan, selaku Outlet Manager Victory Car Wash and Polish.

 Bahan wool juga tersedia optional
Penggunaan alat ini juga harus memperhatikan bahan wool yang digunakan. Walau umumnya telah dilengkapi dengan wool, namun di pasaran juga tersedia aneka wool dengan berbagai jenis.

“Umumnya ada tiga jenis, yakni bahan kain dengan tekstur kasar, bahan busa bertekstur kasar (berwarna hitam) dan bahan busa bertekstur halus (berwarna putih,” lanjut Deden, yang praktek di Jl. Teuku Nyak Arief, No. 12 A, Simprug, Jaksel.  (mobil.otomotifnet.com)