Tips Darurat Aki Ala Neo Karimun Club Bandung

billy - Senin, 8 Agustus 2011 | 16:08 WIB

(billy - )


JAKARTA - Asyiknya jadi member klub yang punya jaringan banyak. Sehingga permasalahan mobil bisa didiskusikan dengan sesama pemilik yang berbeda wilayah lewat forum dunia maya. Seperti diceritakan pengala­man Ridwan Wijaya dari Neo Karimun Club Bandung (NKCB) yang pernah bermasalah dengan sumber kelistrikan alias aki.

Permasalahan dimulai setelah selesai beraktivitas sekitar jam tujuh malam. Pria yang berkantor di kawasan Padalarang, Jabar ini mengalami kesulitan menghidupkan mesin. "Tiba-tiba tidak mau di-start, pasti akinya nih," dugaan awal pemilik Suzuki Karimun Estilo lansiran 2007 ini.

Karena usia aki memang sudah hampir genap empat tahun sejak mobil dibeli dari baru dan belum pernah diganti. Sebagai informasi, aki bawaan standar Karimun Estilo punya tipe NS40 berdaya 32 Ampere. Pengakuan pemangku jabatan bendahara di NKCB ini, sebelumnya gejala demikian kerap terjadi, namun mesin masih bisa dihidupkan.

Solusi pertama yang ditempuh yakni mencabut kedua kepala aki, lalu membersihkan kedua kutubnya, positif dan negatif, kemudian dipasangkan kembali (Gbr.1). Hasilnya tidak mengalami perubahan karena daya aki sudah benar-benar habis. Terpaksa opsi memancing mesin untuk dihidupkan dengan cara mobil didorong berhasil mengantarnya sampai rumah.

Mengingat hari sudah malam dan semua toko aki sudah tutup, Ridwan teringat suatu tips darurat hasil diskusi dengan sesama pemilik Karimun di forum mailing list (milis) khusus Suzuki Karimun. Tujuannya agar keesokannya hari mesin dapat dihidupkan kembali. Langkah pertama setelah tiba di garasi rumah, matikan berbagai peralatan elektrik seperti lampu, AC dan head-unit (Gbr.2).

Biarkan mesin menyala dalam kondisi idle selama kurang lebih satu menit. Sebelum dimatikan, pastikan kipas atau fan pendingin radiator tidak sedang dalam keadaan aktif. Bisa dideteksi melalui suaranya yang sedang berputar. Injak pedal gas sedikit saja hingga mesin menderu pelan baru kemudian langsung matikan lewat kunci kontak (Gbr.3).

"Saya mengusahakan penggunaan elektrik seminim mungkin saat itu, untuk mengunci pintu pun saya lakukan manual, tidak pakai alarm sesuai saran dari teman-teman di milis," jelas pemukim kawasan Cimahi, Jabar ini. Nah di pagi hari esoknya, mesin dengan mudah dihidupkan tanpa kendala.

Namun Ridwan mengingatkan tips demikian paling tidak hanya untuk digunakan dalam kondisi darurat seperti yang dialaminya. Untuk penggunaan selanjutnya, penggantian aki baru mutlak dilakukan. Pria berkacamata ini juga menyarankan untuk melepas kedua kutub kabel aki jika mobil jarang digunakan atau disimpan dalam waktu yang lama.

Semoga bermanfaat.     (mobil.otomotifnet.com)

NKCB: Suzuki_Karimun@yahoogroups.com