Mobil CBU Versi Importir Umum, Spare Part Terjamin!

Editor - Sabtu, 14 Desember 1901 | 03:53 WIB

(Editor - )

OTOMOTIFNET - Walaupun kebanyakan mobil-mobil yang didatangkan oleh IU terbilang gres di dunia namun pihak beres ATPM mengklaim siap melayani juga. Menurut Suratman, pengadaan part fast moving, bisa dilakukan substitusi dengan model lansiran TAM (Toyota Astra Motor) lainnya yang punya basic engine sama. Misal Harrier dengan Camry 2.4, Lexus dengan Land Cruiser Cygnus.

Praktik substitusi dilakukan demi menghindari masalah inden terlampau lama. Jika stok suku cadang yang diperlukan tersedia, butuh waktu sekitar 1-2 hari. Tapi jika sedang kosong, paling cepat 30 hari baru tersedia.

Komponen slow moving paling krusial. Pasalnya untuk pengadaan barang yang dibutuhkan, memakan waktu paling cepat sebulan. Itupun mesti DP dulu, minimum 50% dari harga part yang ingin dibeli. Jika dirasa terlalu lama, Auto2000 tawarkan opsi agar konsumen mencari sendiri komponen yang dimaksud di aftermarket.

“Kalau part slow moving beli dari kami, dapat garansi spare part selama 1 tahun. Tapi kalau beli sendiri, meski komponen itu genuine, tidak ada garansi suku cadang dari kami,” beber Suratman.

“Untuk sparepart fast moving kami selalu ready stock. Tapi untuk slow moving biasanya mesti inden dulu. Paling cepat kalau pakai pengiriman DHL sekitar 3 hari. Namun yang regular bisa mencapai 2 minggu. Dengan garansi part yang diganti selama 1 tahun. Untuk yang harus inden, buat mobil yang masih dalam massa warranty tidak dipungut biaya. Sedang yang sudah habis massa warranty-nya mesti taruh DP 50% dari harga part,” ujar Agus Sugianto dari beres Jaguar dan Bentley.

Urusan sparepart Audi, Anda pun tak perlu khawatir karena beres ATPM menjamin ketersediaannya. “Apabila harus inden, barang akan datang dalam tempo satu minggu untuk pemesanan melalui Singapura atau sekitar dua minggu apabila sparepart harus didatangkan dari Jerman,” ujar Adi.

Sementara itu, di beres BMW memanfaatkan jaringan regional dan dunia untuk penyediaan partnya. “Kalau tidak ada stok, beralih ke BMW regional di Malaysia. Kalau di situ tidak ada juga, baru ke Jerman,” ujar Muhammad Yunus.

Waktu tergantung jenis barang. Katanya, bisa 3 hari sampai seminggu bahkan sebulan. Kalau barang kecil, bisa saja order pagi, siang sudah sampai.

Penulis/Foto: Arie, DiC, Nawita, eRIE, Pj / Salim, Erie