Sarung Tangan Cewek Berbahan Kulit Lebih Ekonomis

billy - Selasa, 1 Maret 2011 | 18:48 WIB

(billy - )

 

Pilih yang aman dan ekonomis
Sarung
tangan dipakai tidak hanya untuk melindungi tangan dari sengatan matahari. Tetapi juga keamanan saat berkendara. Juga menjaga agar telapak tangan tetap nyaman saat melintir grip gas.

Dipasaran, ada beragam dan motif sarung tangan buat pengendara perempuan. Untuk itu, mesti jeli ketika memilih. Terutama di soal bahan. Sebab ini berhubungan dengan keamanan saat berkendara.


Kaus tangan yang sesuai standar keamanan tidak licin jika dipakai menggenggam grip. Pilih yang menyerap keringat.

Sebab walaupun memakai sarung tangan, kulit tetap butuh ruang untuk
bersekresi, mengeluarkan keringat. Makanya setiap sarung tangan harus dilengkapi ventilasi cukup sebagai tempat sirkulasi udara untuk kulit.

Standar bahan yang ideal adalah kulit. Baik kulit sapi atau kambing. Bahan kulit kambing lebih lembut, cocok untuk kulit wanita yang cenderung sensitif. “Tetapi dipasaran lebih banyak bahan kulit sapi karena harga jualnya memang terjangkau,” papar Yudan dari Joker Leather di Jl. Kramatjati, Jakarta Timur.

Buat ladys biker yang kurang cocok dengan bahan kulit, lebih senang memakai sarung tangan berbahan katun atau rajut. Secara, bahan rajutan memang lebih menarik. Dari segi motif, sangat variatif dan girly. Sodoran gambar dan warnanya juga sangat menarik. Bisa matching dengan jaket, sepatu atau helm.

 
Made Surya. Nyerap keringat
Tetapi bahan ini licin. Apalagi kalau kena hujan, mudah basah, terasa berat di tangan. “Dan bahan benangnya sama-sekali tidak menyerap keringat,” wanti Made Surya dari safety riding PT Astra Honda Motor (AHM).

Rajutan memiliki rongga. Kalau dipakai saat panas, tangan bisa agak hitam. Bahan rajut sedikit menutup telapak tangan atas, jadi lebih banyak rongga. “Akibatnya tangan jadi sedikit menghitam. Bahkan sering timbul totol hitam, bagian yang terkena sengatan matahari,”   tambah dokter Hannah KM Damar dari Semanggi Specialist Clinic, Jakarta.


Kaus tangan berbahan rajut, dilihat ukurannya standar atau all size.   Padahal idealnya kaus tangan memiliki ukuran. Seperti di bagian antara ibu jari dan telunjuk. Yang berfungsi melindungi bagian itu agar tidak mudah lecet atau kapalan saat dipakai menarik grip gas. Lebih jauh dari idealnya kaus tangan.

Kualitas jahitannya juga tidak sekuat sarung tangan kulit Sangat mudah robek. Memang, harganya sangat terjangkau dibandingkan sarung tangan kulit. Tetapi kalau dihitung secara ekonomis, tetap lebih murah sarung tangan
kulit. Bagaimana? (motorplus-online.com)