Carlos Ghosn Rombak Top Manajemen untuk Penuhi Target Margin Laba

Jumat, 1 November 2013 | 15:17 WIB



Tokyo - Mengejar target margin laba di industri otomotif tak cukup dengan mengandalkan model-model baru. Tapi, manajemen pun harus ikut dibenahi. Langkah itu yang ditempuh CEO Nissan Motor Co Calos Ghosn guna memenuhi target laba 8 persen sampai akhir Maret 2017.

Apalagi pendapatan Nissan berkurang sejurus dengan melemahnya penjualan di beberapa negera berkembang. Selain itu, recall yang mencapai 910.000 unit ikut memengaruhi pendapatan karena Nissan harus merogoh kocek sampai 15 milyar yen atau Rp 1,78 triliun untuk perbaikan.

Untuk mengejar target itu, Ghosn menghapuskan posisi Chief Operating Officer (COO) yang kini dijabat Toshiyuki Shiga. Yang bersangkutan ditunjuk menjadi Wakil Ketua dan tetap masuk dalam jajaran top manajemen.

Ghosn kemudian menambah tiga posisi baru yang berkewajiban melapor kepadanya. Strategi ini sudah diterapkannya pada afiliasi Renault mulai awal tahun ini, di mana Ghosn menjadi CEO.

Dari ketiga posisi baru itu, Wakil Presiden Eksekutif Hiroto Saikawa dipercaya sebagai Chief Competitive Officer. Tugasnya, Hiroto mengawasi rantai pasokan, riset dan pengembangan, serta pembelian dan manufaktur.

Ghosn juga menunjuk Eksekutif Wakil Prersiden Andy Palmer dan Trevor Mann, masing-masing mengisi jabatan Chief Planning Officer dan Chief Performance Officer.

Selain itu, Nissan juga akan merorganisasi operasi di enam region dari tiga saat ini. (mobil.otomotifnet.com)