Aprilia Benci Pada Regulasi MotoGP yang Berubah Setiap Musim

Bagja - Jumat, 8 Juni 2012 | 05:45 WIB

(Bagja - )


MotoGP memang adalah balap prototipe yang menjadi acuan semua manufaktur motor untuk pembuktian performa serta ajang riset teknologi terbaru. Namun perubahan regulasi yang cukup keras di setiap musim, justru membuat beberapa tim pabrikan harus gulung tikar dari ajang tersebut. Diantaranya adalah tim Aprilia.

Terakhir kali tim Aprilia terjun di ajang MotoGP antara tahun 2002 hingga tahun 2004. Sayangnya motor Aprilia RS3 Cube yang mengusung mesin segaris 3 silinde tampil sangat tidak kompetitif, membuat mereka terpaksa menarik diri dari ajang MotoGP. Namun menurut Luigi Dall’Igna sebagai direktur teknis Aprilia, bahwa mereka menarik diri karena regulasi di MotoGP yang selalu berubah dari musim ke musim.

“Tidak adalah aturan yang paten di MotoGP. Penyelenggara MotoGP mengganti semua aturan setiap musim kompetisi. Itu adalah hal yang sangat buruk. Saya berbicara sebagai fans balap, ketimbang sebagai teknisi di MotoGP. Semua karena kesalahan MotoGP sendiri, makanya ajang balap lain seperti World Superbike Championship malah semakin terkenal,” ungkap Gigi sapaan akrabnya.

Selain mengkritik regulasi yang sering berubah-ubah menjadi pemicu mereka angkat kaki dari MotoGP tahun 2004 lalu, Gigi juga menyatakan ketidaksepakatannya dengan regulasi yang mengatur sistem ECU di motor CRT (Claiming Rule Team). Pasalnya mereka membuat sendiri sistem ECU dan ini penting untuk riset motor produksi massal milk mereka. (otosport.co.id)