Yamaha WR125, Kalau Masuk Indonesia Bisa Jadi Pesaing KLX 150

billy - Selasa, 25 Januari 2011 | 11:27 WIB

(billy - )


Inggris - Sebenarnya trail bike WR125R dan supermoto WR125X dari Yamaha ini sudah lama mengaspal di Inggris. Tapi coba intip spesifikasinya, seandainya masuk Indonesia bisa jadi pesaing berat Kawasaki KLX 150.

Yuk tengok mesinnya, keduanya pakai mesin 4tak SOHC dengan 4 katup. Konstruksi kepala silindernya mirip Yamaha Jupiter MX atau Yamaha Vixion. Satu camshaft tapi memiliki dua rocker arm yang bercabang. Tiap rocker arm menggerakan dua katup atau klep.

Sistem pendingin sudah pakai radiator bukan mengandalkan sirip di blok silindernya. Pengkabutan bahan bakarnya pun sudah pakai injeksi bukan lagi karburator.

Kapasitas mesinnya memang hanya 124,7cc, tapi Yamaha mengklaim powernya mencapai 14,7 dk. Bandingkan dengan Kawasaki KLX 150, khusus di Indonesia kapasitas mesinnya memang ditingkatkan hingga 150cc tapi powernya hanya 11,7 dk.

Sedang dimensinya, Yamaha WR125R dan WR125X memang sedikit lebih bongsor. Ya, sesuai dengan postur tubuh pengendara di Eropa. panjangnya saja sampai 2 meter, sedang KLX 150 hanya 1,8 meter.

Begitu juga dengan tingginya Yamaha WR125R dan WR125X lebih jangkung. Karena WR125R (versi trailnya) sudah mengadopsi ban dengan ukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang. Sedang KLX 150 masih pakai lingkar roda 19 inci dan 16 inci.

Begitu juga dengan WR125X supermoto, kedua rodanya pakai roda berdiameter 17 inci. Enggak kekecilan seperti D-Traccker 150 yang menggunakan roda 14 inci. Meski lebih kecil, tapi tentunya KLX 150 dan D-Tracker sudah disesuaikan dengan postur tubuh orang Indonesia yang umumnya tak lebih dari 180 cm.

Dari sisi desain, lihat saja sendiri. Yamaha WR125R dan WR125X tampil lebih futuristik. Sayangnya, tidak ada gelagat Yamaha akan memasukan model ini ke Indonesia. Seandainya... (motorplus.otomotifnet.com)