Spesialis Mitsubishi Lancer SL, Berawal Dari Menyembuhkan Kaki

billy - Jumat, 3 Juni 2011 | 15:05 WIB

(billy - )


JAKARTA -
Beragam kisah dialami seseorang atau pebengkel sebelum ia menjadi spesialis pada bidang tertentu. Salah satunya Iman Sumarah, berawal dari hanya menangani kaki-kaki, bengkel Makmur Motor Service (MMS) miliknya.

Kini lebih dikenal sebagai bengkel khusus Mitsubishi Lancer SL. Alhasil, hampir semua problem yang dialami pada mobil yang beredar tahun 1981-1984 ini sanggup dikerjakan.

Mudah Ditemukan
Mitsubishi Lancer SL pernah jadi ikon anak muda pada awal '80-an, terutama bagi yang doyan kebut-kebutan. Kini mobil yang desain bodinya kotak-kotak itu sudah berumur puluhan tahun. Tak mengherankan jika sudah minta ‘diobati'.

Sebelumnya tidak ada bengkel khusus untuk mobil berlogo tiga berlian yang satu ini. Sampai akhirnya pada 2005 ada anggota klub usul agar bengkel MMS coba menangani semua keluhan Lancer SL. "Akhirnya kami coba dan sekarang jadi bengkel spesialis Lancer SL," kenang Iman.

Bengkel MMS pun jadi rujukan pemakai setianya yang tergabung dalam klub SL Never Die area Jabotabek dan kota lain. Segala penyakit yang sering menjangkit di mobil bermesin 4G53 ini, hampir semua sudah diketahui solusinya.

"Paling sering bermasalah di SL terutama mekanisme rem belakang, aus lantaran umur. Sehingga rem enggak pakem. Penanganannya ada yang mesti dilas ulang," papar Ade Deni, mekanik kepercayaan Iman.

Mang Ade, begitu pria ramah ini biasa disapa, menyebut kelemahan lain pada kaki-kaki, seperti bearing, ball joint, tie rod dan bushing-bushing, selain itu juga lebih karena sudah berumur.

Paling jamak akan muncul suara bergemuruh dan lari mobil tak stabil. "Di atas 80 km/jam akan goyang-goyang, kalau dibiarkan saja paling parah roda bisa terlepas," wanti pria yang bengkelnya bermarkas di Jln. Akses UI No.92 Kelapa Dua, Depok, Jabar.

Untungnya spare part kaki-kaki orisinal Lancer SL masih mudah ditemukan, seperti di Atrium Senen, Jakpus. Kalau kantong sedang cekak, yang KW pun tersedia banyak. Alternatif lain bisa ambil part seken, "Cari eks Singapura atau di kampakan Madura," terang pebengkel yang libur tiap Selasa ini.

Kelemahan lain yang sering ditemukan sasis keropos, terutama di sisi belakang roda depan kanan. Oleh MMS ditangani dengan cara membuang yang keropos, lalu ditambal ulang pakai pelat. Ongkosnya sekitar Rp 150-800 ribu tergantung tingkat kerusakan.

Nah, yang mulai sulit ditemukan spare part interior. Kalau mengalami kerusakan seperti dasbor atau door trim, MMS bekerja sama dengan spesialis interior, seperti banyak ditemukan di daerah Cipete, Jaksel.

Bagian lain yang sering bermasalah, sistem kelistrikan, biasanya ditemukan kabel-kabel mulai rapuh. Jalan yang ditempuh agar kembali normal, dengan mengurut ulang pakai kabel baru. Sehingga arus tersalur sempurna.

Bagaimana dengan mesin 1.400 cc SOHC 8 klep-nya? "Jarang bermasalah, paling cuma perlu servis rutin," lanjut Mang Ade. Kalau mau tune-up ringan hanya Rp 75 ribu. Sedang overhaul jasa saja siapkan dana Rp 1,2 juta. "Untuk anggota klub tentu ada harga khusus," terang Iman.

"Pelayanan bagus, jasa juga terjangkau, dan enaknya semua masalah mobil kita akan diterangkan sejelas-jelasnya," puji Ridwan Framudiya, pemakai Lancer SL yang rela jauh-jauh dari Tangerang ke Depok demi merawat mobilnya.  (mobil.otomotifnet.com)