Subaru WRX STI tS, Hanya 400 Unit di Dunia

billy - Rabu, 22 Desember 2010 | 14:42 WIB

(billy - )


Jepang - Beberapa waktu lalu Subaru telah memperkenalkan varian terbarunya. Yaitu Impreza WRX STI 2011 yang hanya dijual di Jepang alias Japan Domestic Market (JDM). Walaupun sempat bikin penggemar Subaru di luar Jepang gigit jari.

Akhirnya produsen yang identik dengan mobil rally ini mengeluarkan dua varian khusus untuk pasar internasional. Dan bukan cuma itu, mobil yang akan dijual ke luar Jepang tersebut juga telah dimodifikasi langsung oleh Subaru Tecnica International!

Mobil tersebut adalah Subaru WRX STI tS (manual transmission) dan WRX STI A-Line tS (automatic transmission) yang merupakan modifikasi dari SUBARU WRX STI and WRX STI A-Line. Dengan modifikasi tersebut, pembuat mobil Jepang ini menawarkan sensasi mengemudi mobil rally 4 pintu dengan penggerak 4WD ala Subaru.

Berbagai jurus modifikasi dilakukan. Contohnya penggunaan atap serat karbon dan kap mesin berbahan alumunium untuk mengurangi bobot. Di kaki kaki juga terpasang suspensi buatan STI dan velg 18 inci yang ringan untuk meningkatkan handling.

Di sisi interior terpasang jok Recaro. Dan yang paling menonjol adalah bumper depan baru dan emblem TS sebagai identitas mobil limited edition ini.

Seperti biasa, Subaru menanamkan mesin boxer pada mobil baru ini Untuk versi manual 5 speed mengguanakan dapur pacu berkapasitas 2000cc twin scroll turbocharged. Ubahan tersebut menghasilkan tenaga 308 dk dengan torsi maksimum 430 Nm.

Sedangkan WRX STI A-Line tS yang menggunakan transmisi otomatis menggunakan mesin 250cc single scrool turbocharged, menghasilkan daya 300dk dengan torsi maksimum 350 Nm. Transmisi otomatis pada WRX STI A-Line tS juga memiliki 5 percepatan, sama seperti versi manualnya.

Berniat memilikinya? Sepertinya anda harus segera menyiapkan uang dan segera memesannya. Pasalnya Subaru membatasi produksi mobil ini, hanya akan ada 400 unit di seluruh dunia.

Harganya mulai 4.020.000 yen atau sekitar Rp 432 jutaan dalam kurs rupiah. Itu belum termasuk pajak dan biaya kirim lho! Apalagi jumlah yang terbatas bisa membuat harganya melambung tinggi. (mobil.otomotifnet.com)