Nissan X-Trail Catat Waktu Tercepat Tanpa Emisi

Editor - Jumat, 25 Juli 2008 | 18:50 WIB

X-Trail FCV Catat Waktu Tercepat Tanpa Emisi (Editor - )

Otomotifnet.com - Bertempat di Nurburgring pada Rabu (23/7/2008), Nissan X-Trail kembali mencatat waktu tercepat melalui seri X-Trail Fuel Cell Vehicle (FCV) dengan 11 menit 58 detik.

Walaupun kondisi trek sangat basah akibat diguyur hujan, namun Nissan tidak ingin berhenti untuk embuktikan bahwa X-Trail FCV dapat tampil maksimal dengan emisi gas buang yang sangat rendah.

Tampil dengan keadaan standar dari pabrik dan dengan kondisi lintasan yang super ekstrim, X-Trail FCV mampu menempuh 20.8 kilometer hanya dengan tempo 11:58 detik.

Bahkan Frank Eickholt sang pengendara yang membawa X-Trail itu pun takjub dengan kemampuan mobil ini.

“Saya sangat takjub dengan kenyamanan yang ada di mobil X-Trail FCV ini. Anda tinggal masuk kedalam mobil, memutar kunci pada posisi on dan segera melaju layaknya mobil biasa"

"Walaupun pada bagian atas memberikan tantangan tersendiri, kecepatannya sangat impresif. Jika saja keadaan sirkuit tidak seekstrim ini, saya bisa mencetak lebih cepat 30 hingga 40 detik tiap putaran,” kilah Eickholt.

Mobil yang dibekali dengan motor listrik yang digerakkan melalui baterai hidrogen tersebut bahkan tidak mengeluarkan kadar emisi yang merusak lingkungan hidup. Namun demikian tidak berarti kekuatan yang dimilikinya menjadi berkurang.

X-Trail FCV saat diujicobakan di Jepang pada tahun 2006, mobil ini mampu mencapai 150 km per jam. Dengan daya jangkau 500 kilometer, mobil tersebut memiliki kekuatan maksimum pada 90kW atau (120PS) dengan torsi maksimal sebesar 280nm.

Tipe baterai yang digunakan pun adalah hasil pengembangan Nissan dengan tipe baterai terbaru lithium-ion dengan bentuk yang lebih ramping. Baterai tersebut berfungsi untuk menyalakan motor dan menambah tenaga saat berakselerasi.

Seri FCV dari Nissan X-Trail ini merupakan bagian dari Green Program yang akan dipatenkan mulai tahun 2010. Dimana program tersebut akan berfungsi untuk membatasi amisi gas buang yang diakibatkan oleh kadar CO2 yang tinggi dari sebuah kendaraan.

Penulis : Uda
Foto : Dok Nissan