New Chevrolet Optra Magnum, Usung CC Kecil

Editor - Kamis, 22 Mei 2008 | 15:11 WIB

(Editor - )


Peluncuran Chevrolet Optra Magnum oleh Mukiat Sutikno dan Debora Amelia

Kesuksesan Chevrolet Captiva 2.4 liter Gasoline dan 2.0 liter Diesel VCDi, menimbulkan keresahan tersendiri bagi General Motors (GM) Indonesia selaku ATPM Chevrolet di Indonesia. Menyusul harga minyak yang membubung tinggi, kendaraan ber-cc besar diprediksi akan mendapat rintangan tersendiri. Namun kehadiran New Chevrolet Optra Magnum 1.6 liter, diklaim akan menggantikan posisi Captiva yang kemungkinan akan terkena dampak kenaikan harga BBM.

Acara peluncuran yang digelar di Pondok Indah Mall 2, Kamis (22/5), menunjukkan keistimewaan Optra Magnum yang dibalut dalam tema “Magnum In Black”.

“Peluncuran Optra Magnum ini setidaknya menjadi jawaban atas keresahan konsumen Chevrolet terhadap produk-produk terdahulu yang ber-cc besar. Mengingat BBM akhir bulan ini melonjak, Chevrolet Optra Magnum merupakan solusi berkendara yang irit namun tetap mempunyai tenaga yang besar,” ujar Mukiat Sutikno, Managing Director, GM Indonesia.


Mukiat Sutikno (Managing Director GM Indonesia)

Walaupun memiliki kapasitas cc kecil, Optra Magnum memiliki banyak kelebihan. Termasuk tenaga yang dihasilkan, tentu akan membuat perbedaan dengan kendaraan dengan kapasitas cc yang sama. Teknologi E-Tec II 4-silinder 16 katup DOHC dengan VGIS, dapat mengefisienkan penggunaan bahan bakar yang tinggi yaitu sekitar 15 km per liter. Sedangkan tenaga yang dihasilkan mampu mencapai 110 PS/5.800 rpm dan torsi maksimal sebesar 150/4.000 rpm.

Tambahan fitur-fitur lain pun sangat dimungkinkan untuk menambah kenyamanan pada mobil ini. Sistem suspensi Euro-Ride Tuning Suspension, bahkan dapat mewakili segala kondisi medan yang akan ditempuh. Belum lagi sistem keamanan ABS dan EBD yang menjadi opsi standard kendaraan masa kini, akan menambah kepercayaan terhadap metode keamanan berkendara.

Namun sayangnya Optra Magnum hanya diproduksi untuk mesin bensin saja. “Mobil sedan seperti ini idealnya membutuhkan mesin bensin dengan tingkat kenyamanan yang tinggi. Sedangkan mesin diesel lebih terkesan garang dan tangguh, segmennya jadi tidak ketemu,” ungkap Debora Amelia Santoso, Director Marketing dan PR, GM Indonesia.

“Walaupun Captiva Diesel 2.0 banyak digemari oleh konsumen, namun permintaan untuk kendaraan kapasitas cc kecil untuk diesel masih belum ada, maka kami belum berani janji untuk membuat seri diesel dari Magnum ini,” imbuh Amelia kemudian.

“Target kami untuk market share Magnum adalah sebesar 200 unit selama setahun. Target ini memang lumayan kecil, namun melihat fenomena kendaraan jenis mid size sedan masih menempati urutan tersebut, maka kami memasang target riil hingga tahun depan,” pungkas Mukiat Sutikno.

Dengan segala kelebihan yang dimiliki Chevrolet Optra Magnum, GM Indonesia memberikan banderol sebesar Rp 176.900.000 untuk tipe manual dan Rp 188.900.000 untuk tipe automatic.

Penulis : Uda