MotoGP : Kunci Kemenangan Marquez Setelah Ganti Ban Kering

Dimas Pradopo - Minggu, 13 September 2015 | 23:07 WIB

(Dimas Pradopo - )


Misano – Pembalap Honda, Marc Marquez memenangkan lomba GP San Marino di Misano (13/9) setelah menerapkan strategi tepat dalam balapan dengan kondisi trek yang berubah-ubah.

Sebelum start kondisi sirkuit Misano mendung, pembalap menggunakan ban slick (untuk lintasan kering). 

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi menggunakan ban kompon keras dan medium. Marc Marquez pakai ban medium pada roda depan dan belakang motornya untuk menempuh balapan 28 lap.

Di tikungan pertama setelah start, Lorenzo yang melaju dari pole position unggul di tikungan pertama, diikuti Marquez dan Rossi.

Lap keenam, bendera putih dengan silang merah dikibarkan. Satu putaran kemudian para pembalap pun masuk pit ganti motor yang sudah dilengkapi ban basah.

Lorenzo, Marquez dan Rossi ganti motor di lap 8. Kembali ke lintasan, Marquez sempat menyalip Lorenzo. Lorenzo kembali mengambil alih posisi terdepan di lap 10 ketika Marquez keluar trek saat menikung.

Kondisi trek mulai kering, Lorenzo, Marquez dan Rosso terlibat pertarungan jarak dekat. Rossi menyalip Marquez di lap 14. Kemudian di lap 17 Rossi memimpin lomba.

Pembalap lain yang pakai motor dengan ban botak, mencatat waktu lebih cepat 8 detik lebih dari kecepatan Rossi. Marquez berinisiatif lebih dulu ganti motor dengan ban slick pada lap 20. Kemudian Lorenzo di lap 21.

Jarak Marquez dan Rossi tidak jauh. Rossi masuk pit lap 22, tetapi bersamaan dengan itu Lorenzo memgalami kecelakaan dalam kecepatan tinggi. Lorenzo berhenti, padahal selama ini finish di Misano tidak pernah terlempar dari posisi dua besar.

Marquez yang berada di depan setelah Rossi ganti motor, melaju hingga finish, meraih kemenangan keempatnya musim inidan yang pertama di Misano.

Finish urutan dua pembalap Yamaha Tech3, Bradley Smith dan diikuti Scott Redding dari Macr VDS yang pertama kalinya naik podium MotoGP, meski sempat terjatuh. Sementara Loris Baz mencapai finish terbaiknya dengan menempati urutan empat.


Marquez menyebut ini salah satu kemenangan tersulitnya dan dalam kondisi trek tidak biasa, kering-basah-kering. “Kedua pembalap Yamaha lebih cepat dari saya dengan ban basah. Tetapi kemudian saya masuk pit dan ganti ban pada saat yang tepat,” kata Marquez.

“Itu sulit, tetapi pada akhirnya kami melakukan strategi yang tepat,” ujarnya. Ketika ia merasa kehilangan waktu, ia pun masuk pit lagi ganti motor ban kering.

“Targetnya menang, kami berhasil, saya sangat senang,” tutur juara dunia bertahan itu. (otosport.otomotifnet.com)