Proton Exora Prime, Kesan Pertama yang Sempurna

Otomotifnet - Selasa, 21 April 2015 | 18:02 WIB

(Otomotifnet - )



Jakarta
- Yup.. tiket kereta sudah di tangan jauh-jauh hari untuk Liburan. Tiba-tiba MPV World OTOMOTIF berlangsung. Walau belum tahu MPV apa yang akan digunakan. Pasalnya, perjalanan kali ini untuk pertama kali bersama pacar dan keluarganya.



BBM Pertamax membuat awet mesin dan ngacir bermanuver disepanjang jalan selatan Jawa


Untungnya pembatalan tiket kereta sangatlah mudah. Menarik lagi saat project officer memberikan kunci Proton Exora. Untukpertama kali pula saya mencoba Exora dalam liburan kali ini. Setelah semua siap dimulai dari mengecek kondisi mobil sampai mengatur barang bawaan, kami ber-empat pas pukul 5 pagi start untuk menjelajah jalur selatan.



Tak lupa mampir di SPBU Pertamina untuk mengisi full tangki dengan Pertamax. Berharap berangkat pagi untuk terhindar dari kemacetan di jalur selatan. Saat berjalan, mesin CFE (Charge Fuel Effiency) dengan turbo Exora Prime lengkap dengan Variable Valve Timing pada intake serta intercooled light pressure turbocharger, sangat bersahabat.



Exora prime membelah lautan manusia di jantung kota Yogyakarta

Tenaga mesin yang responsif mau diajak bermanuver dan bila ingin menyalip, tinggal pencet tombol mode Sport. Segera saja Exora meluncur deras.  Suspensi yang nyaman dan empuk, sangat terasa saat bermanuver di jalur perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah.



menyambangi status art museum De Arca, Mulai dari patung lilin Super Hero, Pahlawan Nasional dan tokoh agama dunia.

Hati makin senang saat mengintip dari kaca spion tengah, penumpang baris kedua sangat menikmati perjalanan. Ada yang tertidur lelap, ada pula yang menikmati video klip lewat monitor di head rest.



Dari koper sampai hasil bumi beras dan buah_buahan bisa masuk di bagasi

Saat istirahat sekalian mengecek kembali kondisinya satu persatu, setelah perjalanan kurang lebih 700 km dan masih dalam keadaan baik, langsung MPV keluaran tahun 2012 ini diajak jalan-jalan seputarYogyakarta dan Solo. Solo menjadi destinasi kota berikutnya. Kebetulan, ada teman yang akan melangsungkan pernikahan.

Sepanjang perjalanan menuju Solo, selalu dihadang macet. Padatnya lalu lintas sempat bikin was-was bakal tiba tepat waktu. Sampai akhirnya kami tiba 15 menit sebelum acara selesai. Kuncinya, mesti mengenal transmisinya supaya enggak cepat capai. Transmisi Exora Prime memiliki mode Sport untuk berkendara yang lebih agresif.

Tombol aktivasinya ada di sebelah kanan tuas. Jika ini ditekan, maka CVT akan ditahan pada rasio yang membuat putaran mesin berada di rentang 3.000-4.000 rpm.  Akselerasi pun lebih oke karena mesin seperti stand-by untuk diajak ngacir.

Masalahnya, kondisi ini membuat konsumsi BBM lebih boros. Serunya, cerita lain saat jalan-berkeliling Yogyakarta. Kabin mewah dengan paduan warna yang pas. Jok juga sangat nyaman dibalut kulit. Enaknya, jok baris kedua model captain seat, dan masing-masing sudah dilengkapi arm rest. (otomotifnet.com)