Variasi Berbahaya Saat Hujan (Bag.2) Waspadai Ban, Cover CVT dan Footstep

billy - Senin, 21 November 2011 | 15:23 WIB

(billy - )


Sebelumnya sudah dibahas pentingnya memasang boks filter udara dan melepas grip gas dari logam. Selain mengganggu kinerja mesin, juga enggak safety bro! Datangnya musim hujan yang bisa membuat air dan lumpur bertebaran kemana-mana. Ujung-ujungnya bisa bikin celaka atau motor menjadi rusak. Nah, komponen lain yang harus diperhatikan adalah ban, cover CVT dan footstep.
 

Kembali ke ban harian saja dulu Bro!
Ban
Untuk musim hujan seperti sekarang, ada dua jenis ban yang tidak cocok atau membahayakan biker. Padahal kedua tipe ini tengah banyak penggemarnya. Yang pertama adalah ban kecil atau tipis ala motor drag dan yang kedua ban off road.  

Ban kecil seperti motor drag dengan diameter 17 inci banyak dipakai motor bebek dan skubek. Katanya sih mengikuti tren yang berkembang di Thailand. "Tapi ban seperti itu bidang yang menapak ke aspalnya sangat sedikit, sehingga mudah selip atau tergelincir di jalan licin," kata Dodiyanto, Product Development dari PT Gajah Tunggal Tbk, penghasil ban IRC dan Zeneos.

Ban seperti ini juga akan berbahaya jika masuk lubang yang tak terlihat karena tertutup genangan air. Karena tipis dan kecil, maka daya redamnya kurang sehingga bisa membuat pelek peyang.

Ban off road juga banyak yang pakai saat ini. Biasanya di motor bergaya trail. Ban dengan kembangan tahu seperti ini licin dan tidak menggigit di aspal yang basah.

Cukup untuk fashion saja
Cover CVT
Variasi satu ini  juga tengah digandrungi. Virusnya juga datang dari Thailand. Memang dengan pemakaian cover CVT seperti ini motor terlihat lebih modis dan modern. Apalagi dengan warnanya yang menarik.  

Tapi, tentu saja lubang-lubang tadi bisa menjadi jalur air masuk ke dalam CVT. Padahal harus ingat ada 3 musuh utama CVT. Musuh tersebut adalah DOA (Debu, Oli, Air). Apabila untuk pemakaian sehari-hari, penutup dengan banyak lubang seperti ini memang tidak disarankan. Jelas-jelas beresiko. 

Karena itu kembali menggunakan penutup CVT original sangat disarankan. Komponen-komponen yang berada di dalamnya akan lebih terjaga dari 3 musuh tadi. Tampil standar untuk sementara waktu tidak ada salahnya bukan?   

Pastikan pijakan punya alur atau tidak licin
Footstep Racing
Saat ini penyemplak motor sport dan bebek banyak yang mengganti footstep standar dengan racing. Berbagai produk juga menyerbu pasaran. Misalnya saja ada merek Xrace, Bikers, KTC dan masih banyak lainnya lagi.  

Umumnya semua produk tadi terbuat dari bahan aluminium billet dengan aneka warna menarik. Tapi, karena dari logam seperti itu, akan gampang licin jika dalam kondisi basah. Sangat mungkin tapak sepatu selip atau tergelincir saat menginjaknya. Jika ini terjadi, sangat berbahaya. Mungkin saja membuat hilang keseimbangan. 

Karena itu ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan dalam musim hujan seperti sekarang. Pilihan pertama adalah jika ingin tetap bergaya dengan footstep seperti itu, pilihlah yang pijakannya kasar atau bergerigi. Alur atau gerigi yang ada membuat tidak licin. Artinya walaupun dalam keadaan basah saat hujan masih tetap safety.

Jika tidak, langkah untuk kembali menggunakan footstep original bawaan pabrik juga bisa dilakukan. Tapi, tetap pastikan kondisinya masih baik dan tidak licin jika basah.    (motorplus-online.com)